Dibukanya Transmart Justru Bikin Kesal Warga Perumahan Medono Indah Kota Pekalongan, Penyebabnya Ini

Karena akses jalan macet, sebagian besar pengguna jalan beralih melewati pemukiman warga di Perumahan Medono Indah, Kecamatan Pekalongan Barat.

Dibukanya Transmart Justru Bikin Kesal Warga Perumahan Medono Indah Kota Pekalongan, Penyebabnya Ini
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kemacetan di jalan pemukiman di Perumahan Medono Indah, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Banyaknya masyarakat mendatangi pusat perbelanjaan yang baru dibuka pekan lalu di Jalan Urip Sumoharjo, yaitu Transmart, membuat arus lalu lintas tersendat.

Bahkan antrean kendaraan bermotor mengular hingga ke Simpang Ponolawen Kota Pekalongan.

Hal tersebut membuat arus kendaraan di Jalan Pantura Kota Pekalongan kian terhambat.

Pasalnya, Jalan Urip Sumoharjo langsung tembus ke Jalan Pantura Kota Pekalongan.

Karena akses jalan macet, sebagian besar pengguna jalan beralih melewati pemukiman warga di Perumahan Medono Indah, Kecamatan Pekalongan Barat.

Yang mengakibatkan jalan pemukiman dipadati kendaraan setiap harinya.

Melihat kesemrawutan itu, masyarakat di perumahan tersebut berkomentar pedas (kesal).

"Akses untuk warga jadi terganggu kalau seperti ini. Hampir tiga hari ini jalan pemukiman ini macet," kata Ismail Marzuki (45) warga Perumahan Medono Indah Kota Pekalongan, Senin (27/5/2019).

Pria 45 tahun itu menjelaskan, setiap menjelang sore warga kebingungan keluar rumah karena kemacetan panjang.

"Garasi kendaraan tepat di depan jalan, kalau di depan rumah saja macet panjang bagaimana kami mau beraktivitas keluar rumah," ujarnya.

Sementara itu, Sodik (50) warga Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, hanya bisa pasrah menunggu antrean panjang kendaraan.

"Kalau disuruh lewat Kabupaten Batang membutuhkan waktu lama karena harus memutar, alhasil ya terjebak macet seperti ini," imbuhnya.

Sodik merupakan pedagang buah di Kota Pekalongan.

Biasanya dia bisa langsung melintas di Jalan Urip Sumoharjo untuk menuju rumahnya.

"Kadang dari Simpang Ponolawen jalan sudah ditutup karena antrean kendaraan mengular panjang, mau tidak mau ya lewat pemukiman. Dan ternyata masih macet juga," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved