Hamzah Kaget Didekati Sekumpulan Anak Punk di Temanggung. Ini yang Terjadi

Hazmah Al Ansori (29), kaget saat didekati beberapa anak punk di sekitar Taman Pengayoman

Hamzah Kaget Didekati Sekumpulan Anak Punk di Temanggung. Ini yang Terjadi
Istimewa
Lintas komunitas anak punk di Temanggung menggelar bakti sosial, membagi-bagikan takjil gratis di sekitar Taman Pengayoman, Minggu (26/5). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎ Hazmah Al Ansori (29), kaget saat didekati beberapa anak punk di sekitar Taman Pengayoman, --taman ini berada di belakang rumah dina bupati Temanggung: Pendopo Pengayoman--, Minggu (26/5) sore. Kala itu, ia sedang berkendara pelan-pelan, hendak mencari takjil untuk sekadar membatalkan puasanya.

"Kaget aja saat didekati, saya pikir ada apa, eh ternyata malah dikasih sepaket takjil, gratis. Alhamdulillah," ujarnya.

Diakui, ia sama sekali tak menyangka bakal mendapat takjil gratis ‎dari sekumpulan anak-anak yang sering dipandang sebelah mata oleh sebagian kalangan masyarakat itu. Nyatanya, sambung dia, kaum yang sering dimarginalkan itu punya jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

"Ternyata mereka tak seperti banyak dikira orang, jiwa sosial mereka bagus, keinginan untuk berbagi dengan sesama cukup tinggi, di tengah keterbatasan mereka," tutur Hamzah.

Ditambahkan, kendati penampilan luar mereka mungkin dirasa urakan. Terlebih dengan berbagai aksesoris dan tato menghias tubuh, tapi sikap mereka baik.

"Saya yakin, ini berangkat dari ketulusan mereka. Meski tampilannya mungkin sangar, tapi ada kelembutan yang saya rasakan," imbuh dia.

Ya, sore itu puluhan anak punk di Temanggung, dari berbagai komunitas yang ada, menggelar bakti sosial, membagi-bagikan ratusan paket takjil gratis. Mereka membagikan takjil kepada siapa saja, tanpa pandang bulu bagi warga yang kebetulan ada di sekitar Taman Pengayoman.

"Kami rutin menggelar kegiatan seperti ini tiap tahun. Kali ini, kami mengambil tema 'Dari Jalan Kembali ke Jalan'," kata koorinator acara, Eko Budiyanto.

Warga Kelurahan Temanggung Lor, Kecamatan/Kabupaten Temanggung itu, menambahkan kegiatan tersebut guna semakin memupuk rasa solidaritas sosial antar komunitas. ‎Juga, memupuk jiwa sosial terhadap sesama.

"Terlebih ini bulan Ramadan‎, kami ingin berbagi meski mungkin nilainya tak seberapa," ucapnya.

Dituturkan Eko, uang untuk kegiatan tersebut dikumpulkan dari sumbangan sukarela anggota komunitas. Juga, ada sedikit bantuan dari donatur.

"Sebagian besar dari patungan kawan-kawan, uang dari mereka yang terkumpul hampir Rp1 juta," tuturnya. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved