Merampok di Rumah Mulyono, Abdullah dan Juvan Sempat Ketahuan Pemilik, Ini Kronologinya

Mereka mencuri di rumah penggilingan padi milik Mulyono di Dusun Terban, Desa Terban, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang

Merampok di Rumah Mulyono, Abdullah dan Juvan Sempat Ketahuan Pemilik, Ini Kronologinya
Tribunjateng.com/Amanda Rizqyana
Abdulloh Masykur bin Sahudi dan Juvan Bahri bin Sariman, warga Kota Salatiga ditangkap oleh Polres Semarang karena melakukan pencurian dengan kekerasan dan melanggar Pasal 365 KUHP dalam Konferensi Pers Polres Semarang pada Senin (27/5/2019) pagi di Mapolres Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Abdulloh Masykur bin Sahudi dan Juvan Bahri bin Sariman, warga Kota Salatiga ditangkap oleh Polres Semarang karena melakukan pencurian dengan kekerasan dan melanggar Pasal 365 KUHP.

Akibat perbuatan tersebut, keduanya ditangkap beberapa waktu lalu dan dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki karena melawan saat hendak diamankan oleh petugas.

Mereka dihadirkan dalam Konferensi Pers Polres Semarang pada Senin (27/5/2019) di Mapolres Semarang.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Rifeld Constantien Baba, Abdulloh dan Juvan mencuri uang tunai sebesar Rp 6 juta, perhiasan emas seberat total 27,1 gram, dan sepeda motor berikut Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Honda Supra X 125 tahun 2018 H 3721 AMC milik Mulyono, warga Dusun Gentan, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang pada Sabtu (27/4/2019) sekitar pukul 1.00.

Mereka mencuri di rumah penggilingan padi milik Mulyono di Dusun Terban, Desa Terban, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang.

Tak hanya Abdullah dan Juvan, namun ada pula Rustanto alias Kento, Yudi, dan Bapak Yudi yang menjadi pelaku.

Modusnya ialah empat dari lima pelaku datang ke rumah korban kemudian mencongkel jendela dengan menggunakan linggis kecil.

Setelah jendela terbuka, mereka mencari kamar korban dan mengambill uang sebesar Rp 6 juta, perhiasan emas, dan Supra X 125.

Rifeld menjelaskan kronologis kejadian pada Sabtu, pukul 0.30, Rustanto dengan Yudi berangkat terlebih dahulu menggunakan sepeda motor Yamaha R15 menuju tempat penggilingan padi milik Mulyono

"Selang tiga puluh menit, Juvan menyusul menggunakan Honda Mega Pro hitam ke tempat penggilingan padi. Yudi langsung mencongkel jendela menggunakan linggis kecil. Setelah jendela terbuka, Bapak Yudi lagsung masuk ke dalam rumah dan ia membukakan pintu agar Yudi, Maskur, dan Juvan bisa maduk ke dalam rumah," urai Rhifeld.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved