Nenek 74 Tahun Diciduk Satpol PP Gara-Gara Dagangkan Miras, Rabu Bakal Disidangkan di PN Slawi

Yetti ini terjaring razia Satpol PP Kabupaten Tegal pada Selasa (21/5/2019) di Desa Margasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

Nenek 74 Tahun Diciduk Satpol PP Gara-Gara Dagangkan Miras, Rabu Bakal Disidangkan di PN Slawi
ISTIMEWA
Ilustrasi sidang tipiring di PN Kelas II Slawi Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pedagang minuman keras (miras) usia usia di Kabupaten Tegal berurusan dengan aparat penegak hukum.

Pasalnya, nenek berusia 74 tahun ini nekat menjual miras selama Ramadan.

Nenek kelahiran 1945 bernama Yetti ini terjaring razia Satpol PP Kabupaten Tegal pada Selasa (21/5/2019) di Desa Margasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

Adapun 22 botol miras ilegal dari berbagai merek itu disita petugas Satpol PP yang dibantu beberapa personel Polres Tegal.

Kabid Penegakan Perundang-Undangan Perda (Gakunda) Satpol PP Kabupaten Tegal, Pekik Yulianto menuturkan, Yetti mendapatkan ganjaran berupa tindak pidana ringan (Tipiring).

"Akhirnya, pedagang itu disidang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Slawi pada Rabu (22/5/2019). Kami bawa ke pengadilan setelah memperoleh surat pengantar kordinator pengawas (Korwas) dari Polres Tegal," papar Pekik kepada Tribunjateng.com, Senin (27/5/2019).

Dalam hasil sidang itu, kata Pekik, pedagang yang lahir enam bulan sebelum Kemerdekaan RI itu dikenai putusan pengadilan berupa denda Rp 400 ribu.

Menurut dia, pedagang telah melanggar Perda Kabupaten Tegal Nomor 7 Tahun 2011 tentang Trantibum, Pasal 46.

"Selama bulan puasa ini, kami harap para pedagang tidak ada yang menjual miras untuk ketertiban bersama," ujarnya. (Aktur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved