Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Wali Kota Hendi Minta Setiap Kecamatan Gelar Pasar Murah

"Nah, harus sering-sering menggelar pasar murah seperti ini, supaya kemudian bisa menekan dan mengendalikan inflasi ini," pinta Hendi

Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Wali Kota Hendi Minta Setiap Kecamatan Gelar Pasar Murah
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengecek harga-harga sembako saat Bazaar Ramadan di halaman Balai Kota Semarang, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta setiap kecamatan untuk menggelar Pasar Murah agar dapat menekan inflasi menjelang lebaran di Kota Semarang.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang mengatakan, adanya pasar murah dapat membantu masyarakat terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, pasar murah juga bisa mengendalikan inflasi di Kota Semarang.

"Masyarakat lebih diringankan, apalagi ini bulan ramadhan, CSRnya bisa berkah buat warga di bulan ramadhan dan yang inflasinya bisa dikendalikan. Karena inflasi di Kota Semarang dan beberapa wilayah di Indonesia menjelang lebaran pasti naik," ujar Hendi usai membuka Bazaar Ramadan di halaman Balai Kota Semarang, Senin (27/5/2019).

Dia pun mengimbau jajaran Pemkot Semarang untuk kerap menggelar pasar murah menjelang lebaran agar bisa mengendalikan dan menekan tingginya inflasi.

"Nah, harus sering-sering menggelar pasar murah seperti ini, supaya kemudian bisa menekan dan mengendalikan inflasi ini," pinta Hendi.

Sementara itu, Assisten II Ekonomi Kesra Pembangunan, Widoyono mengatakan, Bazaar Ramadan yang kali ini diselenggarakan di halaman Balai Kota Semarang, diikuti oleh 223 peserta bazaar dan 37 BUMD dan BUMN. Selain itu, pihaknya juga menyediakan 6.486 paket sembako murah berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak kemasan, dan 2 kilogram gula pasir.

"Nilai paket tersebut Rp 110 ribu kami jual seharga Rp 50 ribu. Tujuannya agar dapat menstabilkan harga san mengurangi inflasi menjelang lebaran. Sehingga, masyarakat bisa lebaran dengan baik," sebut Wido.

Dia berharap dengan adanya Bazaar Ramadan ini bisa memberikan tambahan positif ekonomi di Kota Semarang.

Warga Pekunden, Semarang Tengah, Asih Nur mengaku, sangat terbantu adanya bazaar ramadan ini.

Dia pun membeli berbagai macam kebutuhan untuk lebaran termasuk sandangan.

"Ini saya beli baju murah banget harganya hanya Rp 5.000 saja, saya beli dua," ucapnya disela-sela belanja.

Tak hanya Asih yang sangat antusias menyambut Bazaar Ramadan, Elly Amalia pun senada. Dia membeli berbagai mac sembako untuk persiapan jelang lebaran. Menurutnya, harga barang yang dijual sangat terjangkau.

"Saya beli daging hanya Rp 95 ribu, padahal kalau di pasar bisa mencapar Rp 110 ribu hingga Rp 115 ribu. Saya juga beli telur karena murah banget. Kemarin di pasar saya baru saja beli Rp 24 ribu per kilogram, ini hanya Rp 18 ribu," paparnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved