Mudik Lebaran dan Macet

TRADISI mudik adalah momen yang paling ditunggu masyarakat Indonesia. Meski mudik identik dengan kemacetan yang luar biasa, tapi bagi sebagian pemudik

Mudik Lebaran dan Macet
tribunjateng/bram
CATUR WISANGGENI wartawan tribunjateng.com 

Oleh Catur Waskito Edy
Wartawan Tribun Jateng

TRADISI mudik adalah momen yang paling ditunggu masyarakat Indonesia. Meski mudik identik dengan kemacetan yang luar biasa, tapi bagi sebagian pemudik , macet adalah hal yang biasa. Bahkan, ada yang beranggapan mudik itu ya harus macet karena momen itulah yang paling dinanti dan dinikmati.

"Momen yang paling mengesankan adalah macet itu loh! Kalo nggak macet tidak seru mudiknya," ujar Fulan di warung Mbah Man.

Mbah Man pun menimpali kalau tahun ini sudah ada jalan tol yang bisa memangkas jarak tempuh dan waktu. Meski sudah bertahun-tahun terlewati dan segala cara dilakukan pihak terkait untuk meminimalisir kemacetan. Namun, dengan bertambahnya kendaraan baik roda empat dan dua tiap bulan seolahdipastikan tidak akan mampu menampungnya.

Tahun ini bagi para pemudik yang memiliki tujuan ke beberapa daerah di Jawa Tengah ataupun hanya melintas, diimbau menghindari titik yang berpotensi rawan kemacetan. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Rudi Antariksawan menyatakan titik rawan kemacetan mudik Lebaran 2019 ada di 14 titik, utamanya exit pintu tol Pejagan Brebes. Pejagan merupakan exit pintu tol pertama di Jateng yang akan dilewati pemudik dari arah Jakarta dan sekitarnya.

Kepadatan di lokasi tersebut disebut dampak dari sistem satu arah atau oneway yang diterapkan Kepolisian untuk mengurai kepadatan di jalan bebas hambatan tersebut. Pemberlakuan oneway dari Cikarang Utama KM 29 hingga KM 262 Brebes Barat pada 30 Mei hingga 2 Juni 2019.

Dengan diberlakukannya sistem satu arah, maka seluruh lajur jalan tol atau pola 4:0 akan digunakan lalu lintas kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sehingga, semua lajur tol dari Cikarang Utama sampai Brebes Barat hanya satu arah yaitu ke arah timur. Setelah sampai di Brebes Barat, ruas jalan tol akan kembali normal menjadi dua arah tepat mulai dari titik KM 262 Brebes Barat.

Sedangkan untuk kendaraan yang melewati tol dari arah timur (Semarang) kemudian hendak ke barat (Jakarta) akan dikeluarkan di Brebes Barat kemudian menuju jalur arteri Pantura, tepatnya di Klampok Kecamatan Wanasari Brebes. Kepadatan di pintu tol Pejagan diprediksi karena kendaraan yang melintas di empat lajur tol akan masuk semua di akses keluar tol yang hanya terdapat dua lajur atau akan terjadi bottleneck.

Dinas Perhubungan Provinsi Jateng pun akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyiapkan langkah antisipatif untuk menghindari kemacetan. Banyak kalangan menilai tahun ini, umumnya kondisi jalan di Jawa Tengah sudah dapat dilewati dengan baik. Perbaikan jalan yang dilakukan sejak beberapa bulan lalu sudah meningkatkan pelayanan. Baik dari segi kecepatan maupun kenyamanan.

Namun perlengkapan jalan secara umum masih perlu ditingkatkan. Karena pekerjaan perbaikan, maupun peningkatan jalan umumnya menyebabkan tertutupnya marka jalan. Sehingga perlu segera diusahakan pemberian marka yang terkait arah dan keselamatan. Kondisi rambu, marka dan lampu penerangan jalan saya rasa juga perlu ditingkatkan.

Selain itu, pemudik dianjurkan yang menggunakan tol baru bukan di malam hari supaya lebih mengenal medan.
Terkait tempat istirahat, baik rest area maupun yang darurat, pengemudi perlu memperhatikan lokasinya. Kalau darurat perlu istirahat, tapi tempat parkir rest area sudah penuh, istirahatlah di dekat rest area.

Untuk pemudik dengan sepeda bermotor, sebaiknya menggunakan bantuan angkutan sepeda motor yang disediakan pemerintah seperti melalui kereta api maupun kapal. Fasilitas rest area untuk pemudik dengan sepeda bermotor saya kira perlu diperhatikan mengingat jumlahnya yang cukup banyak, dan rawan terhadap kecelakaan. Semoga mudik tahun ini tidak banyak korban jiwa dan pemudik selamat hingga tujuan. Amin!

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved