Pemkab Tegal Masuk Nominasi Top 99 Inovasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Turunkan Angka Kemiskinan

Keberhasilan Pemkab Tegal masuk jajaran Top 99 seusai menyisihkan ratusan kabupaten-kota lainnya di Indonesia berkat program pengetasan kemiskinan.

Pemkab Tegal Masuk Nominasi Top 99 Inovasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Turunkan Angka Kemiskinan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Bupati Tegal Umi Azizah gelar buka puasa bersama para awak media di rumah dinasnya Jalan Wahid Hasyim, Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemkab Tegal berhasil masuk Top 99 Inovasi Layanan Publik Terbaik Kemen PAN RB RI pada tahun ini.

Hal itu diungkapkan Bupati Tegal Umi Azizah saat berbuka puasa bersama dengan para awak media di rumah dinasnya Jalan Wahid Hasyim, Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (27/5/2019).

Dia menyebut, nama Pemkab Tegal masuk nomor urut ke- 46 di antara Top 99 terpilih.

Menurut dia, keberhasilan Pemkab Tegal masuk jajaran Top 99 seusai menyisihkan ratusan kabupaten-kota lainnya di Indonesia berkat program pengetasan kemiskinan.

"Semoga, selanjutnya kami bisa masuk jajaran Top 40. Seiring itu, kami harus terus berinovasi dalam melayani masyarakat. Ke depannya, kami juga akan ada Mall Pelayanan Publik (MPP)," kata Umi di sela buka bersama, kepada Tribunjateng.com.

Menurut Umi, program pengetasan kemiskinan ini berasal dari kebijakan afirmasi di era Jokowi-JK melalui Program Keluarga Harapan (PKH), jaminan kesehatan, dan perluasan bantuan sosial non tunai.

Hal itu, kata Umi, dinilai cukup efektif mengurangi beban pengeluaran penduduk miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Tegal.

“Dan itu sinergi antara program nasional dengan program sektoral kami yakni Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat Desa Mandiri (PDPM-DM)," ujar Umi.

Lewat program PDPM-DM, Pemkab Tegal dapat hadir membangun jamban keluarga sehat dan penyediaan rumah sehat melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni.

"Sehingga program tersebut bisa berkontribusi positif terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Tegal," ungkapnya.

Lebih lanjut, Umi mengatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Tegal berkurang 1,96 point, dari 9,9 persen di 2017 menjadi 7,94 persen di 2018.

“Penurunan ini adalah yang terendah sepanjang masa pemerintahan Kabupaten Tegal," pungkas Umi. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved