SBY Sebut Pertemuannya dengan Prabowo Mendadak Dibatalkan: Padahal Atas Permintaan Beliau

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) dengan Prabowo Subianto sempat akan dilakukan namun tiba-tiba dibatalkan.

SBY Sebut Pertemuannya dengan Prabowo Mendadak Dibatalkan: Padahal Atas Permintaan Beliau
Tribunnews/Jeprima
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers terkait pertemuan tersebut di kediamannya dikawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018). Pertemuan tersebut menyepakati kesamaan visi dan misi sebagai dasar untuk membangun koalisi dalam Pilpres 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto usai Pilpres 2019 sempat akan dilakukan namun tiba-tiba dibatalkan.

Pertemuan tersebut direncanakan berlangsung di Singapura.

SBY mengatakan pertemuan itu awalnya akan berlangsung hampir bersamaan dengan pertemuan antara capres petahana Joko Widodo dengan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Saat itu AHY bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

Namun, pertemuan yang diinisiasi Prabowo tersebut batal lantaran Prabowo memiliki agenda lain.

"Sebenarnya hampir bersamaan dengan pertemuan Jokowi dan AHY juga sudah direncanakan pertemuan saya dan Prabowo di Singapura yang juga atas permintaan beliau," ujar SBY melalui siaran video dari Singapura yang diputar di kediamannya di Kuningan, Jakarta, Senin (27/5/2019) dilansir dari Kompas.com.

"Saya sudah sangat siap untuk menyambut dan menerima Pabowo. Namun sayang secara mendadak beliau membatalkan pertemuan tersebut," lanjut SBY.

SBY mengatakan pertemuan antara tokoh-tokoh politik seperti itu merupakan sesuatu yang positif.

Ia pun menyarankan pertemuan seperti itu sebaiknya dibuka ke publik karena membawa dampak positif.

"Pelajaran yang lain, akan baik dan mendidik jika pertemuan seperti itu dibuka di hadapan publik. Tak perlu bersembunyi dan lewat pintu belakang. Karena bisa menimbulkan fitnah. Padahal mungkin maksud pertemuannya baik sifatnya," lanjut dia.

Bertemu Jokowi

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved