Jalan Tol Batang - Semarang Jadi Titik Lelah Pengemudi yang Melintasi Trans Jawa Karena Hal Ini

Sebab, ruas-ruas tol di Jawa Tengah, terutama Batang-Semarang merupakan titik lelah dari koridor Tol Trans-Jawa, baik dari arah timur maupun barat

Jalan Tol Batang - Semarang Jadi Titik Lelah Pengemudi yang Melintasi Trans Jawa Karena Hal Ini
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Jalur Tol Batang-Pemalang yang belum terpasang lampu, Jumat (11/1/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan lalu lintas saat mudik yang merenggut empat korban tewas dalam satu keluarga di KM 391 ruas Tol Batang-Semarang, pada Selasa (28/5/2019), semakin menuntut kewaspadaan para pengendara.

Bahwa perjalanan panjang menuju kampung halaman, membutuhkan konsentrasi, fisik prima, persiapan kendaraan, dan perilaku berkendara.

Terlebih mudik menggunakan Jalan Tol Trans-Jawa yang telah tersambung sepanjang 965 kilometer dari Merak di Banten, hingga Probolinggo di Jawa Timur.

Trek lurus dan panjang, serta mulus, tak dimungkiri menstimulasi pemudik untuk melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Begini Respon Jokowi saat Ditanya Soal Isu AHY dan Sandiaga Uno akan Masuk Kabinet Kerja Jilid 2

Dengan begitu, perjalanan ke tempat tujuan menjadi lebih singkat, efektif dalam hal waktu, biaya, dan juga tenaga.

Namun, pendapat tersebut tak sepenuhnya benar.

Kondisi fisik infrastruktur seperti koridor Tol Trans-Jawa, sedianya disikapi pengendara untuk senantiasa berhati-hati, tidak terburu-buru atau bahkan mengebut.

"Sebab, ruas-ruas tol di Jawa Tengah, terutama Batang-Semarang merupakan titik lelah dari koridor Tol Trans-Jawa, baik dari arah timur maupun barat," tutur Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Arie Irianto kepada Tim Merapah Trans Jawa 4.0 Kompas.com, Rabu (29/5/2019).

Menurut perhitungan Arie, dengan asumsi kecepatan kendaraan 80 kilometer per jam, dibutuhkan waktu lima hingga enam jam dari Jakarta menuju Semarang dengan jarak 444,3 kilometer.

Lima hingga enam jam merupakan rentang waktu maksimal untuk melakukan interval atau jeda mengemudi.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved