Kini Salatiga Miliki Unit Layanan Khusus Siswa Penyandang Disabilitas, Kuatkan Program Kota Inklusif

Disdik Kota Salatiga luncurkan program Smart Resources Center (SRC) atau unit layanan khusus bagi siswa penyandang disabilitas.

Kini Salatiga Miliki Unit Layanan Khusus Siswa Penyandang Disabilitas, Kuatkan Program Kota Inklusif
ISTIMEWA
Sekda Kota Salatiga Fakruroji memotong pita sekaligus tanda diresmikannya Smart Resources Center (SRC) atau unit layanan khusus bagi siswa penyandang disabilitas, di Gedung Pramuka Kompleks Kantor Disdik Kota Salatiga, Selasa (28/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga melalui Dinas Pendidikan (Disdik) meluncurkan program Smart Resources Center (SRC) atau unit layanan khusus bagi siswa penyandang disabilitas, di Gedung Pramuka Kompleks Kantor Disdik Kota Salatiga, Selasa (28/5/2019).

Kepala Disdik Kota Salatiga Yuni Ambarwati mengatakan, program tersebut ditujukan agar peserta didik berkebutuhan khusus mendapatkan pendidikan sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

“Jadi program ini ditujukan agar anak-anak yang berkebutuhan khusus dapat tetap belajar di sekolah reguler. Sehingga sekolah reguler wajib menerima anak-anak tersebut. Total siswa berkebutuhan khusus di Salatiga sekira 400 orang,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (29/5/2019).

Yuni menerangkan, peluncuran unit layanan bagi penyandang disabilitas merupakan tindaklanjut dari pencanangan Salatiga sebagai Kota Inklusif pada 2012 lalu.

Ia menambahkan, penyelenggaraan pendidikan inklusi di Kota Salatiga selama ini dianggap masih belum optimal, karenanya perlu disusun satu kebijakan untuk mengatasi hal tersebut.

“Pemkot Salatiga juga sudah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Salatiga Nomor 12 Tahun 2019 tentang Unit Layanan Disabilitas Bidang Pendidikan Inklusif Kota Salatiga,” katanya.

Dikatakannya, unit layanan untuk disabilitas terdiri dari beberapa divisi mulai dari bidang komunikasi dan informasi, kemudian identifikasi, kesehatan dan terapi, serta divisi layanan psikologi.

“Adapula divisi keelembagaan dan pengembangan serta supervisi dan monitoring. Sehingga, apabila ke depan terdapat kesulitan maupun halangan yang ditemui guna mensukseskan pendidikaan inklusif dapat segera teratasi,” ujarnya.

Sekda Kota Salatiga, Fakruroji apresiasi diluncurkannya program SRC itu dan berharap agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi warga kota yang membutuhkan. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved