Breaking News:

Konsumsi Listrik Selama Libur Lebaran di Salatiga Diprediksi Menurun, Hari Biasa Capai 170 Megawatt

PT PLN (Persero) UP3 Salatiga memprediksi konsumsi penggunaan listrik saat Lebaran 2019 akan mengalami penurunan dibandingkan hari-hari biasanya.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Manager PLN UP3 Salatiga MX Wahyu Catur Prasetyo. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - PT PLN (Persero) UP3 Salatiga memprediksi konsumsi penggunaan listrik saat Lebaran 2019 akan mengalami penurunan dibandingkan hari-hari biasanya.

Manager PLN UP3 Salatiga MX Wahyu Catur Prasetyo mengatakan, pengurangan penggunaan listrik masa libur Lebaran dikarenakan banyak warga mudik ke kampung halaman.

“Rata-rata maksimal konsumsi listrik pada hari biasa sesuai area yang kami layani mencapai 170 megawatt. Saat Lebaran kami perkirakan bakal berkurang meliputi Salatiga, Ungaran, dan Ambarawa,” terangnya kepada Tribunjateng.com, di Kantor PLN UP3 Salatiga, Rabu (29/5/2019).

Untuk memastikan layanan kebutuhan listrik kepada masyarakat saat Lebaran tidak mengalami gangguan, ia telah melakukan persiapan sejak 21 Mei 2019.

Sedangkan agar pemudik khususnya mereka yang menggunakan Ruas Tol Ungaran-Salatiga KM 456 telah disediakan posko pengisian daya dan pembelian token isi ulang berjumlah besar.

“Kami juga rutin melakukan patroli ke unit layanan listrik untuk memastikan kondisi kelistrikan aman serta terkendali,” katanya.

Dia menambahkan, bagi para pemudik yang hendak bepergian supaya mengecek kondisi kelistrikan rumah masing-masing misalkan ada aliran masih terhubung agar dicabut stekernya terlebih dahulu.

Tetapi, apabila rumah dalam keadaan kosong tidak atau jarang dihuni disarankan dimatikan melalui MCB kwh meter untuk mengurangi potensi timbulnya kebakaran akibat konsleting listrik.

“Kami juga mengimbau masyarakat supaya secara berkala mengecek instalasi kabel listrik yang terpasang. Lalu, mengukur beban penggunaan listrik minimal 10 tahun sekali dan menghindari steker colokan bertumpuk, jika terlalu panas rentan terbakar,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, selama libur Lebaran PLN UP3 Salatiga tetap melakukan pelayanan selama 24 jam.

Kondisi daya listrik terutama area Jateng dan DIY dipastikan sejauh ini antara hasil pembangkit dengan pengguna surplus, sehingga apabila terjadi pemadaman berarti sedang dilakukan perbaikan jaringan.

Kemudian, saat malam takbir keliling jika masyarakat hendak mengadakan tradisi pawai disertai ogoh-ogoh supaya berkoordinasi dengan PLN supaya tinggi miniatur yang dibuat tidak mengenai kabel listrik.

“Lalu untuk yang menggunakan listrik pintar atau pulsa supaya memastikan stok token pulsa masih mencukupi beberapa hari selama ditinggal mudik atas alasan kenyamanan layanan,” imbuhnya. (M Nafiul Haris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved