Mudik Ke Semarang, Jangan Lewatkan Kuliner Legendaris Kepala Manyung Bu Fat

Bagi pecinta kuliner pedas, pasti sudah tidak asing dengan olahan mangut atau ikan asap.

Mudik Ke Semarang, Jangan Lewatkan Kuliner Legendaris Kepala Manyung Bu Fat
TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA
Satu porsi kepala manyung di Warung Kapala Manyung Bu Fat Semarang, Jalan Ariloka, Krobokan, Semarang Barat, Selasa (28/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Bagi pecinta kuliner pedas, pasti sudah tidak asing dengan olahan mangut atau ikan asap.

Mangut merupakan ikan yang diasapi dan kemudian diolah dengan kuah santan bumbu kuning.

Kuliner ini banyak dijumpai di sepanjang Jalur Pantura, tak terkecuali di Kota Semarang.

Ada satu warung penjual olahan mangut yang sudah tersohor di masyarakat Kota Semarang.

Yaitu Warung Kepala Manyung Bu Fat yang berlokasi di Jalan Ariloka, Kelurahan Krobokan, Semarang Barat.

Warung yang dirintis oleh Fatimah ini sudah ada sejak tahun 1969 dan sangat terkenal dengan olahan kepala ikan manyungnya.

"Jualan sudah dari tahun 1969, kalau saya ini meneruskan," ucap Lilis Setyowati (49) anak sekaligus penerus warung Bu Fat, Selasa (28/5/2019).

Jika biasanya ikan mangut menggunakan ikan pari yang diasapi, berbeda di warung Bu Fat yang menggunakan ikan Manyung.

Tak main-main, kepala manyung yang dijual terbilang cukup besar. Bisa dimakan untuk 2-5 orang .

Rasa yang ditawarkan pun sungguh lezat, dengan rasa khas ikan asap, berpadu dengan kuah santan dan cabe yang pedas.

Halaman
12
Penulis: Like Adelia
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved