Disdagperin Pati Adakan Pasar Murah di Cluwak, Bupati Haryanto : Khusus Masyarakat Kurang Mampu

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pati Haryanto menyampaikan, Pasar Murah menjelang lebaran merupakan agenda rutin setiap tahun

Disdagperin Pati Adakan Pasar Murah di Cluwak, Bupati Haryanto : Khusus Masyarakat Kurang Mampu
Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto (berkemeja hitam) dan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (berkemeja cokelat) turut melayani pembeli di Pasar Murah, Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Ratusan orang berkumpul di halaman Masjid Amal Bakti Pancasila Darussalam, Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Rabu (29/5/2019) sore.

Memegang selembar kupon, mereka mengantre di lapak-lapak yang didirikan di sana untuk menebus paket sembako murah. Dengan Rp 42 ribu dan menyertakan kupon tersebut, mereka bisa mendapat 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 1 liter minyak goreng. Lebih murah dari harga di pasaran secara umum.

Begitulah gambaran singkat suasana Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK dan PCNU Pati. Pasar Murah diselenggarakan selama dua hari, yakni 29 dan 30 Mei 2019.

"Pasar Murah ini diadakan dalam rangka menyambut Idul Fitri. Ada 702 paket sembako yang disediakan, diperuntukkan bagi 702 warga kurang mampu di Kecamatan Cluwak. Pendataan warga kurang mampu ini dilakukan oleh pihak pemerintah desa dan rekan-rekan NU," jelas Kepala Disdagperin Riyoso.

Menurut Riyoso, subsidi untuk masing-masing item berkisar antara Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu.

"Ada juga lapak-lapak murah yang difasilitasi pihak swasta dan sifatnya umum, bukan hanya untuk warga kurang mampu," ujarnya.

Selain paket sembako murah seharga Rp 42 ribu, di Pasar Murah pengunjung antara lain juga dapat membeli telur seharga Rp 19 ribu per kilogram dan gula pasir dengan harga Rp 11.500 per kilogram.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pati Haryanto menyampaikan, Pasar Murah menjelang lebaran merupakan agenda rutin setiap tahun.

"Tempatnya berpindah-pindah. Tahun kemarin diselenggarakan di Kecamatan Jaken. Untuk selanjutnya mungkin merambat ke wilayah Pati utara," ungkapnya.

Menurut Haryantomeringankan ah yang merupakan hasil kerjasama Disdagperin, Tim Penggerak PKK, PCNU Pati, dan pihak swasta bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

"Karena itu barang yang dijual sudah disubsidi, baik dari pihak Pemda maupun swasta. Harga pasaran memang lebih mahal dari di sini. Jadi, diharapkan yang membeli juga berasal dari masyarakat kurang mampu," ujarnya.

Haryanto mengatakan, Pasar Murah memang diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu. Namun demikian, ada pula beberapa lapak yang diperuntukkan bagi masyarakat umum.

"Memang tidak kami buka untuk umum secara keseluruhan. Sebab ada kekhawatiran ada masyarakat tergolong mampu yang memborong dagangan di pasar murah ini untuk dijual kembali di luar agar mendapat keuntungan lebih. Bukan itu tujuan kita. Subsidi ini tujuannya untuk membantu masyarakat kurang mampu," tandasnya.

Pada pelaksanaan hari pertama Pasar murah tersebut, Bupatu Pati Haryanto dan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin turut melayani pembeli di lapak sembako murah. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved