Inilah Sosok Dua Warga Rusia yang Ikut dalam Rombongan Prabowo ke Dubai
Siapa sosok dua warga negara Rusia yang ikut berangkat bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang sempat jadi menjadi sorotan.
Inilah Sosok Dua Warga Rusia yang Ikut dalam Rombongan Prabowo ke Dubai
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Siapa sosok dua warga negara Rusia yang ikut berangkat bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang sempat jadi menjadi sorotan.
Dua warga negara Rusia ini turut dalam satu pesawat jet menuju Dubai Uni Emirat Arab, Selasa (28/5/2019) kemarin.
Prabowo Subianto disebut menggunakan pesawat carteran untuk pergi ke salah satu negara di kawasan Timur Tengah tersebut.
Tak hanya sendiri, sejumlah orang juga ikut serta dalam rombongan Prabowo Subianto ke Dubai.
Diantaranya, Tedy Arman, Yoriko Fransisko Karundeng, Gibrael Habel Karapang,
Kemudian dua orang warga Rusia Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva.
Serta satu orang warga Amerika bernama Justin, dan satu orang warga Jerman Mischa Gemermann.
Lantas siapa sebenarnya 2 warga negara Rusia yang bersama Prabowo Subianto berangkat ke Dubai menggunakan pesawat carteran.
Melansir dari Kompas.com, kedua warga negara Rusia itu disebut-sebut pernah datang ke gedung DPR RI 16 April 2019 lalu.
Hal ini diketahui dari catatan pemberitaan yang disiarkan situs resmi DPR yaitu www.dpr.go.id.
Saat itu DPR menggelar focus group discussion (FGD) bernama Election Visit Indonesia 2019
Mikhail dan Anzhelika tercatat menghadiri acara tersebut.
Namun saat ditemui Kompas.com, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon membantah keduanya pernah datang ke acara tersebut.
"Oleh DPR pada waktu itu parlemennya (yang diundang) tapi waktu itu yang hadir sekretariatnya. Tetapi akhirnya tidak jadi datang juga," ujar Fadli.
Ketika ditanya mengapa sekretariat parlemen Rusia ikut Prabowo dalam perjalanan ke luar negeri, Fadli Zon menilai hal itu biasa saja.
Apalagi perjalanan Prabowo ke luar negeri kali ini bersifat pribadi.
"Biasa-biasa saja ya, perkawanan-perkawanan itu kan biasa saja. Cuma kalau kali ini saya kira urusan privat, urusan biasa," kata dia.
Ke Dubai untuk bisnis
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membenarkan kabar kepergian Prabowo Subianto ke Dubai.
Riza mengatakan bahwa kepergian Prabowo Subianto ke Dubai bertujuan menemui kolega bisnisnya.
Selain itu, Prabowo Subianto juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
"Biasa, ada urusan ketemu kolega bisnis. Sekaligus check-up kesehatan," ujar Riza kepada wartawan, Selasa (28/5/2019).
Meski melakukan pemeriksaan kesehatan, Riza membantah Prabowo Subianto sedang sakit.
Riza mengatakan Prabowo Subianto dalam keadaan sehat dan memang rajin melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Periksa kesehatan rajin, bagus kok. Kesehatan prima. Dia kan disiplin, namanya mantan tentara, purnawirawan. Dia itu disiplin, tertib, teratur," kata Riza.
"Selama kampanye pilpres ini kan sibuk, belum sempat ke luar negeri menemui kolega dan teman. Sekalian cek kesehatan," ucapnya.
Fakta-fakta Keberangkatan Prabowo Subianto ke Dubai
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto diketahui terbang menuju Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (28/5/2019) pagi pukul 08/14 WIB.
Prabowo Subianto berangkat menuju Dubai dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta menggunakan jet pribadi.
Rombongan Prabowo Subianto terbang menggunakan Jet Ambrear 190/Lineage dengan nomor resgistrasi 9HYNC.
Keberangkatan Prabowo Subianto menuju Dubai tersebut dibenarkan Kasubag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando.
"(Informasi tersebut) benar," ujar Sam saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa malam.
Dirangkum Tribunnews.com dari Kompas.com, berikut fakta-fakta keberangkatan Prabowo Subianto ke Dubai :
1. Daftar tujuh orang yang pergi bersama Prabowo
Keberangkatan Prabowo Subianto menuju Dubai, Uni Emirat Arab pada Selasa (28/5/2019) pagi ditemani oleh tujuh orang.
Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, membenarkan Prabowo Subianto pergi ke Dubai bersama teman-temannya.
"Betul ke Dubai tadi pagi. Naik private jet bersama teman-temannya," kata Riza kepada wartawan, Selasa.
Berikut daftar nama tujuh orang yang pergi ke Dubai bersama Prabowo Subianto :
- Edy Yarman
- Yoriko Fransisko
- GIbrael Habel Karapang
- Justin Darrel Flores Howard (Warga Negara Amerika)
- Mischa Gemermann (Warga Negara Jerman)
- Mikhail Davydov (Warga Negara Rusia)
- Anzhelika Butaeva (Warga Negara Rusia)
2. BPN pertanyakan mengapa manifes perjalanan Prabowo Subianto tersebar
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mempertanyakan mengapa manifes penerbangan Prabowo menuju Dubai, Uni Emirat Arab, bisa tersebar.
BPN juga meminta dilakukan investigasi terkait tersebarnya manifes penerbangan Prabowo Subianto.
Hal tersebut diungkapkan juru bicara BPN, Andre Rosiade.
"Apa kepentingan manifes Pak Prabowo disebar?"
"Sampai semua wartawan bertanya kepada kami. Lalu sampai Kabag Imigrasi membuat keterangan khusus," tanya Andre saat dihubungi, Selasa (28/5/2019) malam.
"Saya minta ini diinvestigasi siapa yang menyebar manifes."
"Apakah pihak bandara atau pihak Imigrasi yang menyebarkan," tambahnya.
3. Bukan pertama kali manifes perjalanan Prabowo Subianto tersebar
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Roside, mengungkapkan tersebarnya manifes perjalanan Prabowo menuju Dubai bukanlah pertama kali.
Sebelumnya, manifes perjalanan Prabowo Subianto menuju Brunei Darussalam juga pernah tersebar.
Menurut Andre, manifes adalah dokumen bersifat rahasia karena memuat data penumpang yang tak semestinya bisa tersebar.
"Ke Brunei kemarin juga beredar manifesnya. Ini ke Dubai juga beredar."
"Siapa yang punya wewenang menyebarkan manifes? Ada apa ini?"
"Memang enggak boleh orang bebas ke mana-mana?" ungkap Andre, Selasa (28/5/2019) malam.
4. Tujuan Prabowo ke Dubai
Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, menyebutkan tujuan Prabowo Subianto terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab adalah untuk menemui kolega bisnisnya dan melakukan cek kesehatan.
"Biasa, ada urusan ketemu kolega bisnis. Sekaligus check-up kesehatan," kata Riza, Selasa (28/5/2019).
Saat ditanya soal kondisi Prabowo apakah tengah sakit, Riza membantahnya.
Riza menyebutkan Prabowo Subianto dalam kondisi sehat.
Ia menambahkan, calon presiden nomor urut 02 ini memang rajin melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Periksa kesehatan rajin, bagus kok. Kesehatan prima."
"Dia kan disiplin, namanya mantan tentara, purnawirawan. Dia itu disiplin, tertib, teratur," jelas Riza.
"Selama kampanye pilpres ini kan sibuk, belum sempat ke luar negeri menemui kolega dan teman. Sekalian cek kesehatan," tambahnya.
Dibenarkan Pihak Imigrasi
Kepergian Prabowo ke Dubai ini dibenarkan oleh pihak Imigrasi.
"(Informasi tersebut) benar," kata Kasubag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Saat dikonfirmasi soal kegiatan Prabowo pergi ke luar negeri, Sam tak memiliki informasi soal itu.
"Kami tidak memiliki informasi tersebut," kata dia.
Dikutip TribunSolo.com dari informasi Metro TV yang bersumber dari MRC, warga Rusia yang ikut Prabowo dalam rombongan disebut sebagai Sekretariat Parlemen Rusia (DUMA).
Mereka berdua pernah diundang untuk datang ke Indonesia oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon untuk menyaksikan Pemilu Serentak 17 April 2019.
Namun keterangan berbeda disampaikan oleh pihak Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.
Berdasarkan keterangan Kedutaan Besar Rusia di Jakarta yang dikutip dari Metro TV, pihak kedubes tidak mempunyai informasi bahwa dalam rombongan Prabowo ada perwakilan resmi yang mewakili federasi Rusia.
Pihak Kedutaan Besar Rusia juga memastikan bahwa Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva tidak terdaftar sebagai anggota parlemen, baik di DUMA maupun Federasi.
Nama Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva di laman web DPR RI
Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva memang pernah diundang ke Indonesia untuk menyaksikan jalannya Pemilu Serentak di Indonesia.
Kedatangan Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva ke Indonesia termuat dalam artikel yang tayang di laman website DPR RI pada tanggal 16 April 2019.
Berikut ini link artikelnya: DPR Undang Parlemen Asing Saksikan Pemilu
Dalam laman tersebut foto Fadli Zon dan sejumlah delegasi terpampang sebagai cover artikel.
Dijelaskan dalam laman web, DPR RI mengundang anggota parlemen dari negara-negara sahabat untuk menyaksikan langsung proses Pemilu Serentak di Tanah Air.
Hal ini merupakan upaya DPR RI dalam memperlihatkan Indonesia sebagai negara demokratis terbesar di dunia. Apalagi pada Pemilu kali ini menghadirkan sekaligus Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg).
Selanjutnya dalam artikel, Fadli Zon menjelaskan bahwa undangan tersebut baru pertama kali dilakukan dan dinisiasi DPR RI.
“Ini adalah inisiatif DPR untuk mengundang sejumlah anggota parlemen dari beberapa negara sahabat sekaligus organisasi internasional yang selama ini dekat dan bekerja sama dengan DPR."
"Ini adalah Pemilu serentak pertama yang kita laksanakan, baik Pilpres maupun Pileg,” ucap Fadli Zon sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari laman web DPR RI.
Di akhir artikel disebutkan bahwa Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva adalah perwakilan dari Sekretariat Parlemen Rusia.
Tanggapan Fadli Zon
Fadli Zon angkat bicara soal warga Rusia yang ikut dalam perjalanan Prabowo Subianto ke Dubai.
"Ya kan ada juga yang bersama Pak Prabowo kan pernah ada kawannya dan sebagainya itu ada. Anak buah kawannya, saudara-saudaranya, mitra bisnisnya, dan lain-lain," ujar Fadli menjawab pertanyaan itu, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2019) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Fadli Zon menyebut Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva batal hadir dalam acara yang diselenggarakan DPR RI.
Selain itu, Fadli Zon juga mengonfirmasi bahwa Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva bukan anggota parlemen dari Rusia.
Melainkan bagian dari sekretariat parlemennya.
"Oleh DPR pada waktu itu parlemennya (yang diundang) tapi waktu itu yang hadir sekretariatnya. Tetapi akhirnya tidak jadi datang juga," ujar Fadli.
Ketika ditanya mengapa sekretariat parlemen Rusia ikut Prabowo dalam perjalanan ke luar negeri, Fadli Zon menilai hal itu biasa saja.
Apalagi perjalanan Prabowo ke luar negeri kali ini bersifat pribadi.
"Biasa-biasa saja ya, perkawanan-perkawanan itu kan biasa saja. Cuma kalau kali ini saya kira urusan privat, urusan biasa," kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pidato-lengkap-prabowo-subianto-tolak-hasil-pemilu-curang.jpg)