Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro Pantau Rekayasa One Way Tol Brebes Barat

Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro meninjau jalan tol di KM 263 simpang susun tol Brebes Barat

Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro Pantau Rekayasa One Way Tol Brebes Barat
Tribun Jateng/ M Zaenal
Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, meninjau lokasi akhir penerapan one way jalan tol di KM 263 simpang susun tol Brebes Barat, Kamis (30/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, meninjau lokasi akhir penerapan one way jalan tol di KM 263 simpang susun tol Brebes Barat, Kamis (30/5/2019).

Kedatangan Kapolda dan Pangdam didampingi Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes dan pengelola tol Pejagan-Pemalang yang menjadi bagian tol Trans Jawa.

Tinjauan tersebut dilakukan untuk memantau kesiapan rekayasa arus lalu lintas di simpang susun tol Brebes Barat KM 263 seiring adanya penerapan sistem satu arah (one way) dari Cikarang-Brebes Barat mulai Kamis (30/5/2019) pukul 08.00 WIB.

Dari pantauan yang dilakukan, Kapolda dan Pangdam mengaku cukup puas dengan persiapan dalam menyambut arus mudik lebaran kali ini. Meski ada antrean kendaraan saat normalisasi arus di simpang susun Brebes Barat, namun hanya karena perlambatan kendaraan.

"Sudah bagus. Yang penting pemudik bisa nyaman dalam perjalanan," kata Kapolda.

Diutarakannya, adanya sistem one way maka ada pengaturan kendaraan. Untuk kendaraan yang akan memasuki wilayah Kabupaten Brebes maupun untuk melanjutkan perjalanan ke arah selatan (Kabupaten Banyumas, Cilacap dan sekitarnya), diurai melalui exit tol Pejagan, Brebes Barat dan Brexit atau Brebes Timur.

Pintu tol Pejagan, Klampok dan Brebes Barat hanya digunakan untuk pintu keluar kendaraan. Hanya Brexit yang digunakan sebagai pintu masuk dan keluar, dengan catatan kendaraan yang masuk khusus hanya tujuan Semarang dan sekitarnya. Sedangkan untuk tujuan Jakarta ruas ditutup dan dialih fungsikan sebagai one way.

Sementara untuk bus dan truk diarahkan lurus keluar di Pintu Tol Brebes Barat menuju Jalan Raya Pantura. Kendaraan tersebut dapat melanjutkan perjalanan kembali ke arah Semarang menyusuri Jalan Raya Pantura atau jalan tol dengan pintu masuk melewati Brexit Tol.

Dari tinjauan tersebut, diketahui volume arus lalu lintas adanya one way tercatat sebanyak 40-45 mobil tiap menitnya. Jumlah tersebut akan terus meningkat sampai puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi pada Minggu (2/5/2019) malam.

Kepala Cabang PT Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR), Ian Dwinanto mengatakan, kenaikan jumlah kendaraan pemudik yang melintas di tol Brebes Barat sudah mengalami kenaikan sejak H-10 lebaran kemarin.

Dari datanya, tercatat ada 22.271 kendaraan melintas. Jumlah tersebut meningkat dibanding hari normal yang rata-rata hanya 11.000 kendaraan.

Sementara pada H-9 tercatat ada 14.230 kendaraan dan H-8 ada peningkatan cukup tajam yang mencapai 28.221 kendaraan.

"Kenaikan ini akan terus terjadi sampai puncak arus mudik yang kami prediksi akan terjadi pada Minggu (2/5/2019) malam," kata Ian. (Nal)

 

Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved