Bupati Pati Haryanto Lepas 8 Armada Bus untuk Jemput Pemudik di Jakarta

Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin melepas keberangkatan 8 armada bus yang akan menjemput warga Pati di Jakarta

Bupati Pati Haryanto Lepas 8 Armada Bus untuk Jemput Pemudik di Jakarta
Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin melepas keberangkatan 8 armada bus yang akan menjemput warga Pati di Jakarta untuk mudik, Jumat (31/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin melepas keberangkatan 8 armada bus yang akan menjemput warga Pati di Jakarta untuk mudik, Jumat (31/5/2019).

Diperkirakan, pada Sabtu (1/6/2019) malam, bus-bus tersebut sudah tiba kembali di Pati dengan membawa para pemudik.

Upacara pelepasan armada penjemput yang antara lain diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Perhubungan (Dishub) Pati, dan para pengemudi bus dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

"Tahun ini, jumlah armada bus yang diterjunkan Pemkab Pati ialah 8 bus. Meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 6 armada bus," ujar Bupati Pati Haryanto.

Ia menyampaikan, meskipun sejumlah perusahaan swasta maupun BUMN telah menyediakan fasilitas penjemputan bagi warga Pati di luar daerah, Pemerintah kabupaten Pati setiap tahun turut mengambil andil dalam memfasilitasi pemudik.

“Tahun ini kita tambah jumlah armadanya. Itu pun masih belum bisa mengakomodasi seluruh pemudik. Sebab, jumlah pemudik dari tahun ke tahun juga meningkat. Hal ini akan menjadi pertimbangan. Mungkin tahun selanjutnya paling tidak kami kirim 10 bus,” ujarnya.

Bupati Haryanto juga mengingatkan para sopir agar mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang terkadang sulit diprediksi. Menurutnya, akibat padatnya arus lalu lintas, waktu perjalanan dapat berubah dari yang direncanakan.

Tak hanya itu, ia juga berpesan pada sopir dan pendamping agar sering mengomunikasikan progres perjalanan.

"Utamakan selamat. Sopir kalau ngantuk jangan dipaksakan. Karena bisa dikatakan membawa nyawa orang satu bus. Kalau kecapekan harus diantisipasi dengan cara berhenti atau lainnya. Kalau perlu yang mendampingi mengajak berbicara atau bagaimana tekniknya agar tidak ngantuk," tambahnya.

Tak hanya memikirkan keselamatan pemudik ketika di perjalanan, Haryanto juga mewanti-wanti agar para pemudik dipastikan keselamatannya begitu tiba di Terminal Kembang Joyo Pati.

"Jangan sampai sudah diantar sampai terminal, tapi tiba-tiba ada laporan kecopetan. Kalau seperti itu kasihan para perantau. Mereka sudah berbulan-bulan mencari rezeki di luar daerah. Mengenai hal ini, kalau perlu kita contoh Solo yang punya pos pengaduan copet," tandasnya.

Dalam seremoni pelepasan armada bus penjemput pemudik hari ini, dilakukan penempelan stiker "bebas narkoba" dan "laik jalan" pada bagian depan bus oleh Bupati Haryanto dan Wakil Bupati Saiful Arifin. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved