Dua Pencuri Asal Kebumen Incar HP dan Barang Berharga di Dashboard Sepeda Motor Matic

Masyarakat agar hati-hati saat menaruh barang berharga di laci dashboard sepeda motor matic.

Dua Pencuri Asal Kebumen Incar HP dan Barang Berharga di Dashboard Sepeda Motor Matic
ISTIMEWA
pencurian handphone di dashboard sepeda motor ditangkap Polres Kebumen 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Masyarakat agar hati-hati saat menaruh barang berharga di laci dashboard sepeda motor matic. Meski terlihat aman, hal tersebut ternyata dapat memancing kerawanan tindak kejahatan pencurian.

Baru-baru ini, Polres Kebumen mengungkap kejahatan pencurian, dengan modus mencuri barang berharga yang disimpan di dashboard sepeda motor matic.

Dalam melancarkan kejahatannya, para tersangka "hunting" mencari barang berharga yang ditaruh di tempat penyimpanan barang, di dashboard sepeda motor.

Dua tersangka berinisial KM (26) warga Desa Donosari Kecamatan Sruweng dan IW (27) warga Desa Wonosari Kecamatan Kebumen diringkus polisi karena dugaan kasus tersebut.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno menjelaskan, tersangka ditangkap Tim Resmob Polres Kebumen di dua lokasi berbeda, Kamis (30/05) malam.

"Tersangka KM diamankan di alun-alun Kebumen. Sedangkan satu tersangka lainnya IW, diamankan di depan kantor pegadaian Kebumen saat berjualan peci," jelas AKP Suparno, Jumat (31/05).

Kepada polisi, para tersangka mengaku telah 7 kali beraksi mencuri handphone. Keduanya mengincar handphone pada sepeda motor yang tengah diparkir.

Pada pencurian yang terakhir, para tersangka mengaku menjambret handphone smartphone merk Oppo di jalan Daendels di kecamatan Puring Kebumen sekitar pukul 14.00 wib pada hari Rabu (17/04) silam.

Tersangka membuntuti korban yang merupakan ibu-ibu. Saat arus Lalulintas sepi, keduanya beraksi merampas handphone yang ditaruh di dashboard sepeda motor.

"Para tersangka mengaku, hasil dari kejahatannya di gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil pencurian oleh tersangka dibagi dua," ungkap AKP Suparno.

Kini para tersangka terancam tidak bisa berlebaran di rumah bersama keluarga. Tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Keduanya dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian, ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara.

Polisi juga telah menyita Handphone Oppo milik korban dan sepeda motor Honda Beat milik tersangka yang biasa digunakan untuk mencuri.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved