Edy Harapkan Penjualan Daihatsu Sepanjang Mei Ini Mampu Perbaiki Grafik Bulan Sebelumya

Penjualan terbanyak saat ini masih di kelas mobil Low Cost Green Car (LCGC), yaitu Daihatsu Sigra sebesar 40 persen dan setelahnya Daihatsu Ayla.

Edy Harapkan Penjualan Daihatsu Sepanjang Mei Ini Mampu Perbaiki Grafik Bulan Sebelumya
Tribun Jateng
Daihatsu Sigra 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memasuki momentum Lebaran, cukup berpengaruh dalam penjualan mobil di Indonesia.

Termasuk Daihatsu dimana secara lebih spesifik lagi terlihat dari grafik penjualan di Jawa Tengah.

Di Jawa Tengah, tanda-tanda mulai terjadinya peningkatan itu pada April 2019.

Dan mulai meningkat secara signifikan pada Mei 2019.

Regional Head Daihatsu Jateng dan DIY, Edy Susanto mengungkapkan, sesuai data pemesanan atau SPK, penjualan Daihatsu naik sekitar 45 persen.

Tapi secara delivery atau yang sudah diantar meski STNK belum siap, tumbuh 28 persen.

Walaupun harus diakui dibandingkan peningkatan di seluruh Indonesia, area Jawa Tengah bukan yang terbesar dari delapan wilayah.

Jawa Tengah saat ini berada di posisi ke enam.

"Market di Jawa Tengah untuk semua brand selama periode Januari April 2019 grafiknya turun. Dan harapan kami pada Mei 2019 ini, sebagai pemain otomotif bisa mengembalikan keadaan (memperbaiki) sebelumnya," ungkap Edy Susanto, kepada Tribunjateng.com, beberapa waktu lalu.

Menurut Edy, penjualan terbanyak sampai saat ini masih di kelas mobil Low Cost Green Car (LCGC), yaitu Daihatsu Sigra sebesar 40 persen dan setelahnya Daihatsu Ayla.

Di luar LCGC yang mengalami peningkatan yaitu pickup sekitar 17 persen.

"Adapun porsi pembelian secara kredit di Jawa Tengah sekitar 73 persen. Namun untuk di beberapa daerah tertentu seperti Semarang porsi kredit hanya 65 persen. Karena mungkin masyarakat nya lebih menyukai pembelian secara cash," ujarnya.

Secara umum, menurutnya, tren penjualan Daihatsu bila dibandingkan rata-rata penjualan selama setahun mengalami kenaikan.

"Hal ini mengingat tahun lalu pada bulan yang sama, penjualan Daihatsu di Jawa Tengah telah menyentuh angka 1.900 unit. Sedangkan posisi per 27 Mei 2019 sekitar 1.300 unit," tandasnya. (Desta Leila Kartika)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved