Jika Jadi Melatih Inter Milan, Suporter Ingin Antonio Conte Dicoret dari Sejarah Juventus

Tidak akan lama lagi mantan pelatih Juventus Antonio Conte akan diresmikan menjadi pelatih baru Inter Milan.

Jika Jadi Melatih Inter Milan, Suporter Ingin Antonio Conte Dicoret dari Sejarah Juventus
Pelatih tim nasional Italia Antonio Conte terkesan dengan sistem baru 4-3-3 yang diterapkannya saat tandang ke Kroasia untuk melakoni laga penyisihan Grup H kualifikasi Piala Eropa 2016, Jumat (12/6/2015) waktu 

TRIBUNJATENG.COM - Tidak akan lama lagi Antonio Conte akan diresmikan menjadi pelatih baru Inter Milan.

Antonio Conte merupakan mantan pemain Juventus pada selang 1991-2004.

Pria berusia 49 tahun ini juga kemudian melatih Juventus pada 2011-2014.

Juventus adalah musuh bebuyutan Inter Milan di Liga Italia.

Suporter Juventus sangat marah pada Inter Milan karena dianggap "merampok" gelar juara Liga Italia musim 2005-2006.

Di atas lapangan, Juventus sebetulnya memenangi Liga Italia 2004-2005 dan 2005-2006.

Namun, 2 gelar itu dicopot menyusul skandal Calciopoli dan pengadilan memutuskan memberikan scudetto 2005-2006 kepada Inter Milan.

Atas dasar ini, sejumlah suporter Juventus marah besar setelah mengetahui Antonio Conte akan menjadi pelatih Inter Milan.

Lebih dari 3.000 orang telah menandatangani petisi untuk mencoret bintang Antonio Conte dari Juventus Stadium.

Hasil dan Klasemen PMCO SEA League Hari Ke-17, Evos dan WAW Raih Winner Winner Chicken Dinner

Hasil dan Klasemen PMCO SEA League 2019 Hari Ke-16, Bigetron Esports Ada di Puncak

Pada 2010, Juventus Stadium memasang 50 bintang yang menjadi simbol pemain-pemain legendaris mereka yang minimal tampil 150 kali dan mencetak sedikitnya 100 gol dengan raihan trofi domestik maupun inernasional.

Suporter Juventus dengan username "Buddy Guy Black & White" membuat laman petisi tersebut di Change.org.

"Antonio Conte pergi ke klub yang berisi orang-orang yang mencuri scudetto dari Juventus," begitu sebagian pernyataan dalam ajakan petisi itu.

"Pergi ke Inter Milan bukan pilihan profesional bagi Conte. Pergi ke Inter Milan berarti bergabung ke klub yang telah mencoba menghancurkan kita dan melempar sampah ke sejarah Juventus."

"Bintang di Juventus Stadium menggambarkan apa artinya menjadi 'Juventino' dan itu bukan cuma soal masa lalu."

"Conte tidak lagi melambangkan spirit 'Juventino' begitu dia memutuskan bergabung ke Inter Milan."

Editor: suharno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved