Seorang Pemudik Tujuan Purworejo Meninggal Dunia di Dalam Bus saat Sampai di Brebes

Seorang peserta mudik bersama rombongan PT Yansuli dari Tangerang menuju Purworejo, meninggal dunia di dalam bus

Seorang Pemudik Tujuan Purworejo Meninggal Dunia di Dalam Bus saat Sampai di Brebes
Istimewa
Seorang pemudik rombongan mudik bersama meninggal dunia di dalam bus. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Seorang peserta mudik bersama rombongan PT Yansuli dari Tangerang menuju Purworejo, meninggal dunia di dalam bus saat sampai di area jalan raya Songgom-Margasari, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Kamis (30/5/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban yaitu Tursinah (46), warga Batu Jaya Timur RT 2 RW 5, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang. Ia menjadi satu dari peserta mudik bersama menuju Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kapolsek Songgom, Iptu Sunarto mengatakan, rombongan mudik bersama yang menggunakan beberapa bus Subur Jaya berangkat dari Tangerang sekitar pukul 07.00 WIB.

Bus tersebut membawa rombongan 400 penumpang.

Dua bus di antaranya yang membawa 100 penumpang dengan tujuan Kabupaten Purworejo, mengambil rute dari Tangerang melalui tol Soekarno Hatta dan keluar tol Pejagan.

Saat melewati wilayah Kecamatan Larangan, Brebes, rombongan bus sempat beristirahat sekira pukul 19.00 WIB di rumah makan Padang.

"Saat istirahat itu, korban mengeluh kepala pusing dan kaki lemas kemudian korban diangkat oleh suami ke dalam bus.

Di dalam bus, korban pingsan. Setelah sadar, korban sempat minum teh panas di dalam bus kemudian pingsan lagi," kata Sunarto, Jumat (31/5/2019).

Dalam keadaan pingsan, rombongan bus mudik bersama melanjutkan perjalanan dan mencari klinik kesehatan terdekat dan menemukan Klinik dokter dan disarankan segera dibawa ke posko kesehatan di pintu air Songgom.

Setelah sampai di klinik kesehatan dari Puskesmas Jatirokeh yang berada di posisi pintu air Songgom, korban dilakukan pemeriksaan dokter. Namun saat diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dan tubuhnya sudah kaku.

"Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Brebes untuk divisum. Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter RSUD, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan," jelasnya.

Ia menambahkan, korban meninggal diduga karena kelelahan dan serangan jantung. Hanya saja, suami korban menolak untuk dilakukan autopsi pada tubuh korban karena sudah ikhlas menerima meninggalnya korban sebagai musibah. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved