4 Bulan Dirawat di National University Hospital Singapura, Istri SBY Ani Yudhoyono Tutup Usia

Ani Yudhoyono menjalani perawatan kemoterapi di National University Hospital Singapura sejak 2 Februari 2019. Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu

4 Bulan Dirawat di National University Hospital Singapura, Istri SBY Ani Yudhoyono Tutup Usia
Instagram @annisayudhoyono
4 Bulan Dirawat di National University Hospital Singapura, Istri SBY Ani Yudhoyono Tutup Usia 

TRIBUNJATENG.COM- Empat bulan dirawat di rumah sakit, Istri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono SBY, Kristiani Herawati atau yang dikenal dengan Ani Yudhoyono meninggal dunia, Sabtu (1/6/2019).

Ani Yudhono meninggal dunia di usianya yang ke 67 tahun pada Sabtu siang pukul 11.50 waktu Singapura.

Ani Yudhoyono dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura akibat mengidap kanker darah.

Usai divonis kena kanker darah, Ani Yudhoyono menjalani perawatan kemoterapi di National University Hospital Singapura sejak 2 Februari 2019.

Ani Yudhoyono sempat mendapat donor sumsum tulang belakang dari Pramono Edhie Wibowo pada bulan Maret 2019.

Menurut putra bungsu Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) pamannya itu memiliki kesamaan delapan parameter darah yang dibutuhkan dokter untuk kebutuhan transplantasi sumsum tulang belakang.

"Yang pasti, delapan parameter darah yang dibutuhkan dokter ada di adik Ibu Ani Yudhoyono. Kami bersyukur karena tidak sampai mencari ke mana-mana, bahkan sampai ke seluruh dunia," kata AHY di Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Transplantasi sumsum tulang belakang, kata AHY, adalah siklus lanjutan dari penanganan medis penyakit kanker darah yang dialami Ibu Ani Yudhoyono.

Satu hari sebelum Ani Yudhoyono meninggal dunia, keluarga besar mantan ibu negara itu telah berkumpul di Singapuara, sebelum kabar duka ini.
Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari menjelaskan bahwa semalam sebelum Ani Yudhoooyono meninggal dunia, seluruh keluarga SBY bersatu untuk memanjatkan doa.

Diketahui, kondisi terakhir kesehatan Ani Yudhoyono mengalami penurunan. Maka dari itu, Ani harus dirawat di ruang Intensif Care Unit (ICU) di National University Hospital (NUH) Singapura.

Sementara itu, putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, tindakan ibundanya yang harus dirawat di ruang ICU di NUH Singapura merupakan tindakan respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan ibundanya yang masih belum stabil pada Rabu (29/5/2019).

Agus menjelaskan, sang ibunda memerlukan penanganan ekstra. Saat ini keluarga besar Yudhoyono sedang berkonsentrasi pada upaya pemulihan kembali kondisi kesehatan Ani Yudhoyono.

"Selain Bapak SBY, saat ini saya, Annisa, Ibas, Aliya, dan cucu-cucu juga berada di Singapura, mendampingi Ibu Ani dalam proses penyembuhan ini," ujar AHY.

Selama tiga bulan terakhir, kondisi Ani Yudhoyono harus menjalani perawatan di ruang karantina khusus untuk menghindari infeksi virus dan bakteri yang berpotensi mengganggu proses pengobatan yang sedang dilakukan. (*)

Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved