FOKUS : Kasih Itu Masih Ada

"Poso-poso kok yo isih akeh sing seneng gawe ribut. Opo ora eman-eman posone (puasa-puasa kok ya masih banyak yang senang bikin ribut.

FOKUS : Kasih Itu Masih Ada
tribunjateng/bram
ARIEF NOVIANTO Wartawan Tribun Jateng 

Olej Arief Novianto
Wartawan Tribun Jateng

"Poso-poso kok yo isih akeh sing seneng gawe ribut. Opo ora eman-eman posone (puasa-puasa kok ya masih banyak yang senang bikin ribut. Apa tidak sayang puasanya-Red)?" ujar satu tetangga dalam sebuah diskusi ngalor-ngidul di pos ronda kampung saya, baru-baru ini.

Yah, hal itu terlontar secara spontan menanggapi drama panggung politik Negeri ini usai pengumuman hasil pilpres beberapa waktu lalu, hingga sempat terjadinya aksi massa yang berujung kerusuhan dan jatuhnya korban luka-luka serta tewas.

Polisi pun telah menangkap sejumlah orang terkait dengan kerusuhan yang terjadi, mulai dari provokator, pelaku rusuh, penyuplai bahan kerusuhan, pemilik senjata api dan penembak yang menyebabkan tewasnya sejumlah orang, dan lain-lain.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo mengaku sedih dengan peristiwa yang diduga didesain oknum tidak bertanggungjawab.

"Peristiwa seperti itu kan pasti didesain. Yang paling kita sedih itu rakyat jadi korban, pedagang-pedagang kecil banyak yang dijarah, ada korbannya juga," katanya.

Ia pun menyayangkan adanya isu ancaman pembunuhan kepada empat pejabat negara dan satu kepala lembaga survei. Ia mengaku akan memercayakan hal itu sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar masyarakat tetap tenang.

Jokowi juga memastikan seluruh oknum perusuh di aksi damai 21-22 Mei itu akan ditangkap. Tidak hanya perusuh di lapangan, tetapi juga dan sutradara di baliknya.

"Jangan sampai kita ini berbelok sampai ke ancaman pembunuhan, masalah kerusuhan. Ya semuanya kan dikejar. Operator lapangannya siapa, dalangnya siapa, sutradaranya siapa, semuanya lah akan diusut tuntas," tegas Presiden.

Bagi publik, setidaknya di mata sejumlah tetangga saya, kejadian itu dinilai ironis. Hal itu mengingat aksi damai yang dilakukan umat Islam pada bulan suci Ramadan, rupanya disusupi perusuh. Lebih parahnya adalah dugaan adanya dalang di balik kejadian itu yang ingin membuat kegaduhan.

Halaman
12
Penulis: arief novianto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved