Hingga April, Santunan Korban Laka di Jateng Sudah Mencapai Rp 146 Miliar

Jumlah santunan Jasa Raharja Jateng untuk korban kecelakaan hingga April 2019 sudah mencapai Rp 146 miliar.

Hingga April, Santunan Korban Laka di Jateng Sudah Mencapai Rp 146 Miliar
Tribun Jateng/ Rival Almanaf
Lepas Pemudik : Direktur Manajemen Risiko Jasa Raharja, Wahyu Wibowo melepas bus pemudik yang berangkat dari kantor Gubernur Jateng, Sabtu (1/6/2019). 

Hingga April, Santunan Korban Laka di Jateng Sudah Mencapai Rp 146 Miliar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah santunan Jasa Raharja Jateng untuk korban kecelakaan hingga April 2019 sudah mencapai Rp 146 miliar. Jumlah itu sedikit lebih banyak dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya Rp 138 miliar.

Jumlah santunan korban kecelakaan biasanya berbanding lurus dengan banyaknya angka kecelakaan. Agar jumlah kecelakaan bisa ditekan saat arus mudik dan balik, Jasa Raharja kemudian menggelar program mudik gratis. Program itu disebut, bisa mengurangi penggunaan sepeda motor untuk menempuh jalan panjang menuju kampung halaman.

Seperti diketahui sebelumnya pengguna sepeda motor memang yang paling rawan mengalami kecelakaan. Secara nasioanl, ada 250 ribu orang berangkat mudik gratis melalui berbagai moda transportasi baik darat, laut maupun udara.

Sementara dari Semarang, Jasa Raharja Jateng juga memberangkatkan peserta mudik gratis. Ada 750 pemudik yang berangkat dari Kantor Gubernur Jateng, Sabtu (6/1/2019). Mereka diangkut dengan 15 bus ke 12 kota tujuan baik di Jateng maupun di Jabar dan Jatim.

"Ini merupakan salah satu upaya kami untuk menekan angka kecelakaan. Dengan mudik gratis harapannya mengurangi pengguna sepeda motor untuk pulang kampung. Selain itu sopir dan kondisi bus atau moda transportasi lain juga kami cek benar kemampuannya mengemudi, kondisi kendaraan juga sehingga benar-benar aman," ucap Direktur Manajemen Risiko Jasa Raharja, Wahyu Wibowo di lokasi.

Ia menjelaskan secara nasional Jasa Raharja telah menggelar mudik gratis untuk sebelas kalinya. Di Jateng, mereka telah menggelar mudik gratis untuk kali ke enam.

"Kami tidak hanya memfasilitasi dari Jakarta yang mau ke daerah saja. Tapi juga menjangkau mereka yang dari kota-kota besar lainnya sesuai tujuannya masing-masing," ucapnya.

Ia cukup puas karena kursi di Jateng untuk tahun ini bisa penuh terisi para pemudik. Menurutnya beberapa tahun lalu sempat ada yang kosong.

"Kalau penuh seperti ini, kuotanya akan kami tambah untuk tahun berikutnya," tegas Wahyu. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved