Mudik Lebaran, Serutdja Kopi Tuntang Tawarkan Sensasi Ngopi di Tepian Rawa Pening

Momen mudik libur Lebaran 2019 banyak dimanfaatkan kelompok masyarakat untuk promosi wisata satu diantaranya warga Tuntang, Kabupaten Semarang.

Mudik Lebaran, Serutdja Kopi Tuntang Tawarkan Sensasi Ngopi di Tepian Rawa Pening
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Pengurus Bumdes dan Pemerintah Desa Tuntang bersama warga sekitar bersantai menikmati suasana seusai peresmian wisata baru 'Serutdja Kopi' di Dusun Praguman, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (31/5/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Momen mudik libur Lebaran 2019 banyak dimanfaatkan kelompok masyarakat untuk promosi wisata satu diantaranya warga Dusun Praguman, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Upaya meningkatkan perekonomian Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat mendirikan wisata semi outdoor 'Serutdja Kopi' dengan sajian utama olahan kopi dan ikan bakar yang cocok bagi pemudik untuk melepas penat.

Direktur Bumdes Tuntang Suwarto mengatakan ide dibukanya wisata tersebut berawal dari adanya lahan seluas hampir 2 hektare yang dimiliki desa tersebut dengan hamparan pemandangan Gunung Telomoyo dan Merbabu serta Rawa Pening.

"Melihat itu maka kami putuskan bersama pihak-pihak meresmikan wisata malam ini. Bertepatan momentum libur Lebaran agar menarik minat pengunjung terutama mereka penyuka olahan kopi dan ikan," terangnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (31/5/2019)

Menurut Suwarto, dalam waktunya nanti lokasi wisata yang ada tidak hanya menawarkan menu utama sajian kopi dan ikan melainkan bakal didirikan hotel apung dekat Rawa Pening.

Ia menambahkan, semula lahan yang ada tidak produktif alias mangkrak hingga kemudian terpikir didirikan lokasi wisata bersama pemuda desa dan pemerintah desa.

"Karena didesa sini juga banyak pemuda bisa mengolah kopi, kemudian itu kami jadikan menu utama awal dengan ikan khas Rawa Pening. Nama Serodja singkatan dari jalan Serut, Dusun Praguman," katanya

Sekretaris Desa Tuntang Arya Zunita menambahkan untuk operasional 'Serudja Kopi' buka mulai pukul 16.00-24.00 WIB setiap harinya. Hanya peresmian sekarang malam mengingat bertepatan bulan puasa.

"Saya berharap nanti berdampak positif meningkatkan ekonomi warga setempat karena pekerjanya semua warga lokal Tuntang," ujarnya

Dikatakannya, sementara bangunan awal baru tersedia tiga gazebo untuk pengunjung menikmati pemandangan Gunung Telomoyo dan Merbaru pada tepian Rawa Pening sembari menyeruput kopi.

"Menu-menu yang akan dijual dihargai mulai Rp 3 ribu-20 ribu," ucapnya. (ris) 

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved