Breaking News:

Tiap Hari Dikirimi Makanan, Lansia Sebatang Kara di Purbalingga Terima Bingkisan Lebaran

Pemerintah Kabupaten Purbalingga pun punya cara tersendiri untuk memelihara warganya yang susah makan. Di antaranya melalui program rantang berkah.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Caption Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi kunjungi lansia penerima program rantang berkah di Purbalingga 

Tiap Hari Dikirimi Makanan, Lansia Sebatang Kara di Purbalingga Terima Bingkisan Lebaran

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Penanggulangan kemiskinan selalu menjadi program prioritas pemerintah daerah. Tetapi hasil dari program itu mungkin bisa diraih untuk jangka panjang.

Sementara di lapangan, banyak fakir miskin yang hidupnya mengenaskan hingga sulit mengakses pangan. Sebut jompo fakir miskin yang tinggal sebatang kara.

Hidupnya bergantung dari belas kasihan orang lain. Kalangan demikian tentu butuh perhatian khusus dari pemerintah.

Terlebih UUD 1945 pasal 34 ayat (1) mengamanatkan, fakir miskin dan anak telantar dipelihara oleh negara. Implementasinya boleh bermacam-macam.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga pun punya cara tersendiri untuk memelihara warganya yang susah makan. Di antaranya melalui program rantang berkah.

Hanif Aminudin beruntung karena diamanati menjadi pengantar rantang berkah untuk fakir miskin lansia di wilayah Kecamatan Bukateja.

Setiap hari, sekitar pukul 09.00 Wib, ia harus mengantarkan rantang berkah berisi makanan kepada 24 lansia sebatang kara yang menjadi penerima program Rantang Berkah.

Dia menukar rantang isi makanan itu dengan rantang kosong yang sudah diambil isinya oleh penerima setiap hari. Ia menilai program ini sangat bermanfaat bukan hanya untuk penerima, tetapi juga bagi pemilik warung atau penyedia makanan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved