Gereja Kristus Raja Ungaran & Banser Buat Pos Mudik, Pemudik Bisa Dapat Menu Berbuka & Sahur Gratis

Sebuah MMT bertuliskan 'Posko Mudik Lebaran 2019' yang diinisiasi oleh Gerakan Agamawan Muda Lintas Iman, Kabupaten Semarang.

Gereja Kristus Raja Ungaran & Banser Buat Pos Mudik, Pemudik Bisa Dapat Menu Berbuka & Sahur Gratis
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
'Posko Mudik Lebaran 2019' yang diinisiasi oleh Gerakan Agamawan Muda Lintas Iman, Kabupaten Semarang pada Minggu (2/6/2019) sore di halaman dalam Gereja Kristus Raja Ungaran, Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sebuah MMT bertuliskan 'Posko Mudik Lebaran 2019' yang diinisiasi oleh Gerakan Agamawan Muda Lintas Iman, Kabupaten Semarang pada Minggu (2/6/2019) sore.

Posko berlokasi di Gereja Kristus Raja Ungaran (GKRU) Jalan Diponegoro, Ungaran, Kabupaten Semarang menyediakan lokasi istirahat bagi para pemudik yang melintasi jalan protokol Kabupaten Semarang.

Disampaikan oleh Putranto Anggono, penggagas Posko Mudik Lebaran Banser Nahdlatul Ulama (NU) dan GKRU tak hanya memberikan fasilitas istirahat bagi para pemudik, namun juga menyediakan menu takjil, makan besar untuk berbuka puasa, makan sahur, toilet, klinik, hingga fasilitas pijat gratis.

"Kegiatan ini diinsiasi sebagai wujud adanya toleransi agama di Kabupaten Semarang karena kami merasa di Ungaran tidak pernah terjadi konflik antaragama dan sebenarnya yang diribut-ributkan di sana tidak pernah ada dan kami rasakan di sini," terang Putranto.

Identitas Korban Kecelakaan Tunggal di Jalan Tol Pemalang, Pemudik dari Bogor Menuju Klaten

Hasil dan Klasemen PMCO SEA League Hari Ke-20 - BTR Esports Gagal Puncaki Weekly Ranking

Posko Mudik Lebaran 2019 yang diinisiasi oleh warga lintas iman ini baru kali pertama diadakan.

Sedianya akan diadakan selama empat hari hingga 4 Juni 2019. Jam operasional posko akan berlangsung selama 24 jam.

Bagi para pengunjung yang kelelahan, butuh lokasi istirahat, atau butuh perawatan bahkan hingga butuh kebutuhan logistik, dapat mampir ke lokasi yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 101 Ungaran.

Pemudik yang singgah tidak dikenai biaya apapun, bahkan mendapatkan jaminan fasilitas yang mumpuni.

Putranto mengakui untuk memenuhi kebutuhan posko, dilakukan secara swadaya oleh Banser dan GKRU.

Sementara itu, Suster Christina Juru Selamat selaku perwakilan dari GKRU mengatakan kegiatan ini mendapatkan sambutan dari pihaknya.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved