Pukul Bokong Anak Bisa Picu Perilaku Agresif

Akademi Ilmu Kesehatan Anak Amerika Serikat (AAP) telah mengeluarkan pernyataan tegas tentang hal itu.

Pukul Bokong Anak Bisa Picu Perilaku Agresif
SHUTTERSTOCK via Kompas.com
ILUSTRASI 

"Dalam kasus ini, anak akan belajar menjadi tantrum tidak akan membuat dia mendapatkan apa yang diinginkannya," katanya.

- Belajar dari pengalaman masa lalu.

Misalnya, mencari tahu apa pemicu perilaku buruk anak-anakmu.

Jika pemicu tersebut bisa diidentifikasi, akan selalu ada cara untuk menghindarinya atau setidaknya melakukan persiapan matang untuk menghadapimya.

Pastikan anak tahu apa konsekuensi jika mereka tidak mematuhi saran orangtuanya dan atau berperilaku tidak pantas pada situasi tertentu.

- Ubah sesuatu yang dilarang menjadi aktivitas yang bisa dilakukan anak.

Misalnya, jika anak senang merebut mainan anak lain, tawarkan mereka mainan atau aktivitas lain hingga mereka mau mengembalikan mainan tersebut.

Bicaralah dengan dokter anak apakah perilaku-perilaku anak kita adalah perilaku yang umum dilakukan oleh anak seusianya.

"Dan jika dibutuhkan, psikolog anak dan komunitas bisa menjadi sumber yang menyediakan kelas parenting untuk memberikan kita dukungan atau arahan yang lebih kuat," kata Estrella. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekalipun Marah, Jangan Pernah Pukul Bokong Anak...

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved