Sabtu Malam Peserta Mudik Gratis Tiba di Kabupaten Pati, Tahun Ini Pemkab Sediakan Delapan Bus

Delapan bus pengangkut peserta program Mudik Gratis Lebaran 2019 tiba di Terminal Kembang Joyo Kabupaten Pati, Sabtu (1/6/2019) malam.

Sabtu Malam Peserta Mudik Gratis Tiba di Kabupaten Pati, Tahun Ini Pemkab Sediakan Delapan Bus
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pati berfoto bersama seusai menyambut kedatangan peserta program Mudik Gratis Lebaran 2019 di Terminal Kembang Joyo Kabupaten Pati, Sabtu (1/6/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Pati Saiful Arifin dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati menyambut kedatangan 8 bus pengangkut peserta program Mudik Gratis Lebaran 2019 di Terminal Kembang Joyo Kabupaten Pati, Sabtu (1/6/2019) malam.

Bus yang membawa ratusan perantau di Jakarta dan sekitarnya tersebut tiba di terminal pukul 22.47.

Satu di antara peserta program itu, Muhammad Ridwan merasa sangat terbantu oleh program Pemkab Pati.

Apalagi menurutnya, kebanyakan perantau hanya bisa pulang setahun sekali.

"Terlebih harga tiket bus sekarang juga mahal. Bisa sampai Rp 500 ribu. Ini cukup berat bagi sebagian kami. Kami bersyukur, melalui program ini bisa mudik dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman," ungkap mahasiswa perguruan tinggi di kawasan Ciputat tersebut.

Ridwan merupakan anggota Silaturahmi Mahasiswa Pati itu berujar, dari pengalamannya mengkoordinasi peserta mudik, melihat masih ada perantau asal Pati yang belum terakomodasi karena keterbatasan kuota.

"Karena itu, semoga tahun depan kuotanya bisa ditingkatkan," harapnya.

Menanggapi harapan Ridwan, Bupati Haryanto mengatakan, dari tahun ke tahun Pemkab Pati senantiasa menambah jumlah bus yang diberangkatkan untuk menjemput pemudik.

"Mulai dari 4 bus, kemudian 6 bus, dan tahun ini 8 bus. Pemkab Pati selalu melakukan peningkatan kuota. Tahun depan kami upayakan agar dapat bertambah menjadi setidaknya 10 bus. Apabila langsung menyediakan 20 bus tentu belum bisa. Sebab, harus menyesuaikan anggaran," jelasnya.

Haryanto mengatakan, pihaknya menyadari masih banyak perantau asal Pati yang ingin mengikuti mudik gratis namun belum terakomodasi.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved