Airport Corner

Bandara Semarang : Penumpang Pesawat Alami Penurunan hingga 20 Persen

Bandara bertaraf internasional dengan bangunan baru jauh lebih luas dari Bandara lama, seharusnya bisa menarik para pengguna jasa penerbangan pesawat

Bandara Semarang : Penumpang Pesawat Alami Penurunan hingga 20 Persen
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Suasana Bandara Ahmad Yani Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Seorang penumpang pesawat asal Kabupaten Semarang, Sita Airina Kurniasih (32), menyampaikan keprihatinannya atas menurunnya jumlah penumpang pesawat baik yang datang maupun pergi di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Minggu (2/6).

Menurutnya, Bandara bertaraf internasional dengan bangunan baru jauh lebih luas dari Bandara lama, seharusnya bisa menarik para pengguna jasa penerbangan pesawat.

Apalagi, kata Sita, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang sudah patut dibanggakan warga Jawa Tengah maupun warga Semarang pada khususnya dengan berbagai macam fasilitas penunjang operasional dan kenyamanan penumpang.

"Nah itu loh saya juga enggak tahu kok bisa terus menurun. Saya perhatikan juga tak seramai pada awal-awal Bandara baru ini resmi dioperasionalkan. Padahal dari segi bangunan sudah luas, fasilitas dalam sudah full AC dan banyak sekali fasilitas penunjang lainnya," terang Sita, Minggu (2/6) selepas landing dari Jakarta.

Ia berharap pihal Bandara bisa melakukan suatu hal yang lebih untuk bisa menarik para pengguna jasa pesawat terbang agar pertumbuhan penumpang semakin membaik.

"Apalagi ini momen mudik Lebaran. Seharusnya dari tahun ke tahun ada peningkatan. Harus ada perubahan," kata Sita.

Sementara itu, berdasarkan data dari Angkasa Pura I maupun posko terpadu Lebaran, keduanya mencatat dalam kurun waktu 4 hari terakhir yakni tertanggal 29 Mei hingga 1 Juni, terjadi penurunan jumlah penumpang dari tahun ke tahun sebesar 20 persen yakni 65.456 orang pada tahun 2018 turun di angka 52.356 orang.

Hal tersebut secara otomatis mengakibatkan adanya penurunan dalam hal penerbangan dari 574 fly menjadi 478 fly dan juga kargo dari 293.888 kilogram menjadi 206.809 kilogram.

Adapun jumlah penumpang pada puncak mudik Lebaran yang diprediksi sebelumnya yakni tertanggal 01 Juni 2019 juga mengalami penurunan sebesar 15 persen dari 15.778 penumpang pada 2018 turun di angka 13.445 penumpang pada 2019.

Sedangkan dari sisi penerbangan juga mencatatkan penurunan sebesar 16 persen dari total 146 penerbangan pada tahun 2018 menjadi 122 penerbangan di tahun 2019.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved