H-2 Lebaran Lalulintas di Salatiga Ramai Lancar, Kendaraan Keluar Kota Mendominasi

Memasuki H-3 Lebaran Idulfitri arus lalulintas dalam Kota Salatiga volume kendaraan yang melintas terus mengalami peningkatan.

H-2 Lebaran Lalulintas di Salatiga Ramai Lancar, Kendaraan Keluar Kota Mendominasi
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Kondisi arus lalulintas pada H-2 Lebaran di Simpang Blotongan-JLS Salatiga, Senin (3/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Memasuki H-3 Lebaran Idulfitri arus lalulintas dalam Kota Salatiga volume kendaraan yang melintas terus mengalami peningkatan.

Meski demikian pantauan sejak awal masa mudik hingga hari ini kondisinya ramai lancar.

Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga kendaraan yang masuk lebih rendah dibandingkan perjalanan keluar meninggalkan kota.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Salatiga M Sidqon Effendi mengatakan pantauan arus lalulintas angkutan Lebaran sejak Kamis (31/5/2019) berjumlah total 71.859 kendaraan memasuki wilayahnya.

"Dibanding kendaraan yang keluar Salatiga jauh lebih besar berkisar 140.931. Ini berarti warga Salatiga atau daerah sekitarnya cenderung memilih keluar kota untuk merayakan Idulfitri nanti," terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (3/6/2019)

Sidqon mengungkapkan jumlah tersebut hanyalah kendaraan roda empat baik angkutan umum mudik maupun pariwisata.

Ia menambahkan kondisi tersebut dimungkinkan masih akan terus mengalami kenaikan hingga H-1 Lebaran kendaraan melintas Salatiga baik masuk maupun keluar kota.

"Namun karena ada jalan tol jadi sebagian besar pemudik menggunakan fasilitas jalan tol. Mereka keluar Tingkir lalu ada yang menuju Suruh Kabupaten Semarang serta daerah sekitar," katanya

Kemudian pengendara sepeda motor lanjutnya, pemudik dengan kendaraan roda dua hingga hari ini juga masih cukup banyak yang melintas di ruas Jalan Lingkar Salatiga (JLS) maupun jalan Kota Salatiga.

Dikatakannya, rata-rata mereka menuju daerah tujuan seperti Boyolali, Solo, Kabupaten Semarang bagian selatan lalu Klaten dan kebanyakan ikut dalam program mudik motor kapal gratis.

"Pemudik motor yang melewati JLS mayoritas pemudik dengan sepeda motor yang diangkut kapal maupun kereta. Setelah turun di Kota Semarang mereka melanjutkan perjalanan menggunakan motor," ujarnya (ris) 

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved