Harga Cabai Naik Hingga Rp 15 Ribu per Kilogram, Disdag Kota Salatiga: Masih Dalam Batas Kewajaran

Dua hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga cabai di pasaran mengalami kenaikan hingga Rp 15 ribu per kilogram.

Harga Cabai Naik Hingga Rp 15 Ribu per Kilogram, Disdag Kota Salatiga: Masih Dalam Batas Kewajaran
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Seorang pedagang cabai sedang melayani pembeli di Pasar Blauran Kota Salatiga, Senin (7/1/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dua hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga cabai di pasaran mengalami kenaikan hingga Rp 15 ribu per kilogram.

Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga Ardiantara mengatakan, semula harga cabai merah besar keriting Rp 35 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp 45 ribu atau naik Rp 10 ribu.

“Kemudian untuk jenis cabai merah semula Rp 40 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram, naik Rp 15 ribu,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (3/6/2019).

Menurutnya, kenaikan harga cabai dipicu tingginya konsumsi masyarakat mendekati Hari Raya Idulfitri dan banyak pedagang memanfaatkannya untuk mengambil untung lebih dari biasanya.

Meski demikian, Ardiantara belum berencana melakukan operasi pasar karena dinilai masih pada batas kemampuan daya beli warga.

Ia menambahkan, cabai rawit merah juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp 30 ribu dan cabai rawit hijau Rp 20 ribu per kilogram.

Kondisi yang sama juga terjadi pada harga daging sapi berkisar Rp 120 ribu hingga Rp 125 ribu per kilogram.

Sedangkan harga daging ayam Rp 35 ribu per kilogram.

“Pedagang alasannya permintaan konsumen meningkat dan pasokan terbatas. Perkiraan panen mereka terutama cabai pada Agustus 2019 mendatang,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga Mustain menyampaikan, pasokan kebutuhan daging dan cabai berdasarkan data rekam jajarannya dinilai dalam kondisi stabil serta mencukupi hingga Lebaran nanti.

“Jadi ini kami anggap fenomena wajar mendekati Lebaran. Permintaan konsumen meningkat sehingga harga naik. Kami akan terus memantau jika melebih batas kewajaran akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, sejak awal Ramadan sampai H-3 Lebaran, harga cabai justru sempat mengalami penurunan kemudian naik dan kembali stabil hingga sekarang dua hari jelang Lebaran.

Sekarang kata dia, akan memberikan imbauan kepada para pedagang supaya tidak terlalu mengambil untung terlalu banyak karena sejatinya pasokan kondisinya stabil.

“Kami sudah meminta pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan, karena sebenarnya pasokan stabil,” jelasnya. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved