Irjen Rycko Imbau Warga Tak Gelar Takbir Keliling Sebelum Koordinasi dengan Kepolisian

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menghimbau masyarakat agar tidak menggelar takbir keliling tanpa koordinasi.

Irjen Rycko Imbau Warga Tak Gelar Takbir Keliling Sebelum Koordinasi dengan Kepolisian
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Senin (3/6/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menghimbau masyarakat agar tidak menggelar takbir keliling tanpa koordinasi.

Menurutnya, hal tersebut dapat menimbulkan gangguan lalu lintas dan keamanan.

"Arak-arakan takbiran tentunya memiliki resiko apabila tidak dikoordinir dan pengaturan dengan baik.

Saya menghimbau tidak perlu melakukan arak-arakan yang bisa menimbulkan kemacetan, kecelakaan, dan mengganggu ketertiban umum," ujar Rycko, Senin (3/6/2019).

Menurutnya, tanpa dikoordinir dengan baik, takbir keliling dapat memunculkan gangguan kamtibmas karena banyaknya warga yang berkumpul dalam satu lokasi saat malam hari.

"Arak-arakan yang berdiri sendiri, tanpa ada yang mengkoordinir tentunya kami menghimbau tidak perlu dilakukan karena lebih banyak madharatnya dari pada manfaatnya," katanya.

Namun, ia mempersilakan pemerintah daerah yang akan mengkoordinir takbit keliling sehingga selain menjadi syiar Islam juga potensi pariwisata.

Ia mengatakan, kepolisian tetap menerjunkan anggota untuk mengamankan takbir keliling.

"Jika arak-arakan itu diselenggarakan oleh pemerintah daerah dikoordinir dengan baik, dilakukan pengawalan, kontrol oleh pihak kepolisian, sehingga menjadi objek wisata tradisi religi," sebutnya. (Jam)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved