Parkir Pandanaran: Ternyata Bisa Pesan hingga Tarif Rp 10 Ribu, Inilah Kenyataannya

Susahnya mencari tempat memarkir kendaraan di pusat oleh-oleh jalan Pandanaran dijadikan peluang petugas parkir untuk meraup untung.

Parkir Pandanaran: Ternyata Bisa Pesan hingga Tarif Rp 10 Ribu, Inilah Kenyataannya
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Antrian kendaraan di sekitar pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Susahnya mencari tempat memarkir kendaraan di pusat oleh-oleh jalan Pandanaran dijadikan peluang petugas parkir untuk meraup untung.

Apalagi menjelang Lebaran, sudah pasti kondisi Jalan Pandaran makin padat sehingga tak mudah untuk memarkir kendaraan.

Sukir, sebut saja begitu, satu diantara tukang parkir yang dapat menerima pesanan untuk mencarikan parkir di lahan milik toko oleh-oleh tempatnya bekerja.

Biasanya setelah ada pesanan dirinya akan menutup tempat parkir di lahan toko tersebut.

"Kalau ada pesanan biasanya jalan masuk ke toko saya tutup dulu sambil tunggu pemesan datang," tuturnya, Jumat (31/5).

Pesan parkir ini tidak banyak yang mengetahui. Dirinya mengaku pesan parkir rata-rata didominasi pelanggan dari toko tersebut.

"Kalau sudah langganan tinggal bilang mau parkir. Kalau saya tolak ya tidak enak karena langganan ,"ujarnya.

Jukir menuturkan tarif yang dikenakan pesan parkir lebih tinggi dibandingkan tarif biasa.

"Saya patok di atas Rp 3 ribu tarif biasanya. Biasanya Rp 10 ribu," bebernya.

Ia menjamin pesan parkir lebih aman ketimbang harus parkir di pinggir jalan yang harus mendapat sanksi penggembokan.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved