Lebaran 2019

Aris Bisa Kantongi Untung Rp 350 Ribu/Hari dari Menjual Selongsong Ketupat di Salatiga

Menjelang Lebaran, pedagang kulit ketupat musiman terlihat di sejumlah titik di kawasan Pasaraya I Salatiga, Selasa (4/6/2019).

TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Penjual kulit ketupat musiman membuat selongsong ketupat sambil menunggu pembeli di Komplek Pasaraya I Kota Salatiga, Selasa (4/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Menjelang Lebaran, pedagang kulit ketupat musiman terlihat di sejumlah titik di kawasan Pasaraya I Salatiga, Selasa (4/6/2019).

Satu di antaranya, Aris Susanto (54), warga Kelurahan Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, yang berjualan kulit ketupat sejak pukul 05.30 WIB.

Aris mengaku, berjualan kulit ketupat di kawasan Pasaraya I Kota Salatiga setiap mendekati Idulfitri.

"Saya sudah berjualan kulit atau kantong ketupat ini sekira 10 tahun, terutama mendekati Lebaran," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (4/6/2019).

Ia mendapat untung hingga ratusan ribu setiap kali berjualan. Kulit ketupat yang dia buat dijual Rp 5 ribu per ikat. Seikat berisi 10 selongsong ketupat.

Dari penjualan itu, setiap hari, ia mengantongi laba bersih Rp 320 ribu. Biasanya, dia membeli seikat janur yang bisa dibuat seribu kulit ketupat, Rp 50 ribu.

"Saya sudah jualan sejak H-2 Lebaran kemarin. Biasanya, pukul 10.00 WIB sudah balik rumah kalau janurnya sudah habis. Ini tadi baru separuh dikerjakan karena hari terakhir jualan sampai sore atau malam," katanya.

Selongsong ketupat yang dibuat memiliki beragam jenis bentuk. Ada ketupat sisi enam dan sisi tujuh, sesuai adat masyarakat Kota Salatiga.

Tahun ini, Aris tak membuat kulit lepet, pasangan ketupat, lantaran tak begitu diminati. Dia hanya membuat saat ada pesanan. Baik yang sudah matang maupun belum dimasak.

"Setiap satu ikat kulit ketupat atau lepet, kalau konsumen minta campuran, saya biasa ambil untung Rp 5-7 ribu. Tapi, tahun ini, hanya membuat kulit ketupat," ujarnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved