Baznas Terima Infak dari Siswa SD dan SMP di Kota Semarang Rp 126 Juta

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat penerimaan infak dan sedekah siswa SD dan SMP se-Kota Semarang saat bulan Ramadan mencapai 126 juta.

Baznas Terima Infak dari Siswa SD dan SMP di Kota Semarang Rp 126 Juta
GOOGLE
Ilustrasi Baznas 

TRIBUNJATENG.COM, TRIBUN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat penerimaan infak dan sedekah siswa SD dan SMP se-Kota Semarang saat bulan Ramadan mencapai 126 juta.

Terkait hal ini, Baznas mengapresiasi Dinas Pendidikan Kota Semarang yang menggiatkan pelajar berinfak.

Hal tersebut disampaikan Manager Kantor Baznas Kota Semarang Muhammad Azhar, Selasa (4/6/2019).

Menurut Azhar, jumlah infak yang dikumpulkan dari para pelajar itu meningkat 800 persen dari tahun lalu.

Pada 2018, pihaknya mencatat, jumlah infak siswa terkumpul Rp 18 juta.

"Kami sangat mengapresisi semangat tinggi Dinas Pendidikan dalam menggerakan siswanya belajar berinfak. Bahkan, kami tidak menyangka, penerimaan infak pada bulan Ramadan tahun ini menembus angka lebih dari Rp 100 juta," ujar Azhar.

Azhar menduga, tingginya partisipasi infak dari siswa juga karena panjangnya waktu pengumpulan. Pihaknya mengirim surat edaran terkait pengumpulan infak dari siswa lebih awal dari biasanya.

Tahun lalu, Baznas mengirimkan surat belajar berinfak ke Dinas Pendidikan beberapa hari menjelang Lebaran.

"Kami sengaja mengedarkan surat di awal puasa sehingga waktu yang digunakan berinfak lebih panjang. Hasilnya terlihat, tahun ini, penerimaan infak mencapai Rp 126 juta rupiah," lanjut Azhar.

Azhar mengatakan, pihaknya akan menyalurkan infak ke sekolah-sekolah di seluruh Kota Semarang, yang memiliki anak didik kurang mampu dalam pembiayaan sekolah.

Azhar berharap, program ini dapat menjembatani siswa untuk dapat membantu temannya bersekolah, tanpa memikirkan kekurangan biaya pendidikan.

"Lewat program ini, siswa belajar menyisihkan sebagian uangnya guna membantu sesama. Bagi siswa SD, setiap siswa diminta menyisihkan Rp 1.000 sedangkan SMP Rp 2.000," katanya. (sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved