Polres Sragen Lakukan Razia Pasca Bom di Kartasura, Temukan 780 Liter Minuman Keras Ciu

Pascaledakan bom bunuh diri di bundaran Kartasura, Sukoharjo Senin (3/6/2019) malam, jajaran Polres Sragen meningkatkan kewaspadaan.

Polres Sragen Lakukan Razia Pasca Bom di Kartasura, Temukan 780 Liter Minuman Keras Ciu
ISTIMEWA
Jajaran Polres Sragen lakukan¬†operasi senjata tajam dan bahan peledak di rest area Masaran 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pascaledakan bom bunuh diri di bundaran Kartasura, Sukoharjo Senin (3/6/2019) malam, jajaran Polres Sragen meningkatkan kewaspadaan.

Anggota Polres Sragen menggelar operasi senjata tajam dan bahan peledak, Selasa (4/6/2019) dini hari.

Operasi ini dilakukan di rest area Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen.

Meskipun tidak ditemukan senjata tajam dan bahan peledak, Polres Sragen menemukan 780 liter minuman keras jenis ciu yang ditampung dalam 26 jeriken.

Ciu tersebut dibawa oleh Tri Mulyanto (38) selaku sopir warga Demakan RT 03 /09 Mojolaban Kabupaten Sukoharjo dan Ari Wibowo (26) warga Dranan RT 03/09 Desa Cangkol Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo.

Bupati Sragen Undang Warga Datang ke Pendopo Sumonegaran Seusai Salat Idulfitri, Acara Makan-Makan

Tri Mulyanto mengendarai L300 dengan nomor polisi AD 8704 UF warna biru tanpa jok belakang.

Tri Mulyanto mengaku diperintah oleh Bu Sastro warga Polokarto Sukoharjo untuk mengirim ciu tersebut ke Kediri Jatim dengan ongkos Rp 1.000.000.

Dia juga menjelaskan pengiriman memang dilakukan pada malam hari antara pukul 01.00 hingga 04.00 pagi dengan tujuan menghindari Razia di sepanjang jalan yang dilewati.

"Ciu ini mau dikirim ke Kediri Jatim kepada seseorang penerima Pak War alamat Kelud Semampir Kediri," ujar Tri. 

Sementara itu Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mejelaskan pascabom bunuh diri di Kartasura jajaran Polres Sragen memang menggelar operasi disejumlah tempat jalan raya yang dianggap untuk akses jalan para pelaku terduga teroris.

Perihal bom bunuh diri jajaran Polres Sragen tidak akan menambah personil maupun persenjataan, namun akan meningkatkan kewaspadaan kususnya masalah kamtibmas terlebih lagi terorisme.

"Bahkan kami siapkan di setiap pos body cover untuk melakukan pengawasan atau pantauan khusus," ujar Yimmy, Selasa (4/6/2019)

Selain melaklukan pengawasan ekstra ketat, petugas Polres Sragen juga menyiapkan senjata laras panjang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Termasuk desain arah pos juga diarahkan menghadap ke jalan yang dianggap ramai.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kepada orang yang tidak dikenal meski berjarak 50 meter dari pos kemanan. (uti)

Penulis: suharno
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved