Ini Cerita Perjalanan Mudik 'Mas Pur' Tukang Ojek Pengkolan dari Jakarta

Furry Satya Raharja sudah empat tahun ini selalu mudik lewat jalur darat menggunakan kendaraan pribadi.

Ini Cerita Perjalanan Mudik 'Mas Pur' Tukang Ojek Pengkolan dari Jakarta
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Furry Setya Raharja 'Mas Pur' Pemeran Sinetron Tukang Ojek Pengkolan bersama istrinya, Dwinda Ratna, dan kerabat, di rumahnya, Mangunsari RT 01 RW 05 Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Rabu (05/06/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Idayatul Rohmah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bagi Anda pecinta serial televisi Tukang Ojek Pengkolan, tentu sudah tidak asing lagi dengan sosok 'Mas Pur'.

Di balik jadwal syutingnya yang cukup padat, aktor ini selalu menyempatkan ke kampung halaman saat Lebaran.

Berbagi cerita, sudah empat kali ini pesinetron bernama lengkap Furry Satya Raharja itu mudik ke kediaman, yakni di Mangunsari, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Semarang.

Ia berkisah, sudah empat tahun ini mudik melalui jalur darat dengan menggunakan mobil pribadi.

"Sudah empat tahun ini saya selalu mudik lewat jalur darat. Kemarin H-3, nyetir sendiri, bareng berdua dengan istri. Alhamdulillah lancar, sehat," katanya, kepada Tribunjateng.com, Rabu (05/06/2019).

Empat kali perjalanan mudiknya itu, Furry mengatakan, Idulfitri 1440 H ini dinilai menjadi yang paling berkesan.

Selain ditemani istri, mudiknya kali ini merupakan yang terlancar sepanjang perjalanannya dari Jakarta menuju Semarang, dengan waktu tempuh yang cenderung lebih cepat dari sebelum-sebelumnya.

"Alhamdulillah perjalanan mudik tahun ini terlancar dalam kurun waktu empat tahun ini. Pernah pertama kali tol brexit itu kan yang katanya sempat memakan korban jiwa, kemacetan panjang dulu itu bisa sampai 28 jam, berikutnya 22 jam, lalu Lebaran kemarin 16 jam. Ini yang terlancar. Jakarta ke sini sekitar 6 jam," paparnya.

Ia menduga, lancarnya arus lalu lintas kali ini karena adanya beberapa pembagian waktu libur, sehingga aktivitas mudik pun lebih longgar.

"Analisa saya libur terbagi-bagi. Ada libur kenaikan Isa Al-Masih, ada cuti bersama, jadi liburnya terbagi-bagi. Mungkin ada yang mudik lebih awal atau juga karena sekarang ada jalur Jakarta ke Semarang. Efektif menurut saya," tambahnya.

Furry mengaku, untuk mudiknya kali ini, ia hanya akan menikmati di rumah. Baginya, tidak ada tempat mudik lain selain rumah.

"Selalu pulang ke rumah, tidak ke mana-mana, karena pulang tujuannya ke rumah. Kalau ke rumah pergi jalan-jalan, percuma, karena yang dikangeni rumah," ucapnya.

Ia pun dengan tangan terbuka menerima setiap tamu yang datang. Terlebih untuk para fans. Ia mengaku selalu membuka pintu untuk siapapun yang datang.

"Biasanya Lebaran kedua itu banyak berdatangan masyarakat lebih luas, baik yang saya kenal maupun tidak. Ada juga yang sampai rombongan," jelasnya. (*)

Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: Vito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved