Jokowi Sempatkan Sungkem kepada Sang Ibunda di Solo

Usai meninggalkan Graha Saba Buana, Jokowi mengaku akan pulang ke rumah. Ia akan sungkem kepada ibundanya, Sudjiatmi Notomiharjo.

Jokowi Sempatkan Sungkem kepada Sang Ibunda di Solo
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Presiden Jokowi meninggalkan lokasi pembagian sembako di Graha Saba Buana, Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (05/06/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta istrinya, Iriana Jokowi mudik Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) ke kampung halamannya di Solo, Rabu (05/06/2019).

Sebelum menuju kedamaiannya di RT 08 RW 07, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jokowi dan Iriana Jokowi menyempatkan diri melihat pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di Graha Saba Buana yang berjarak 200 meter dari rumahnya.

Saat ditanya TribunSolo.com sembari memasuki kendaraan berplat nomor B-1060-RFS karena akan meninggalkan Graha Saba Buana, Jokowi mengaku akan pulang ke rumah.

Ia akan sungkem kepada ibundanya, Sudjiatmi Notomiharjo dalam suasana Hari Raya Idulfitri. "Iya, akan sungkem," katanya singkat, sembari mengangguk.

Informasi yang diterima TribunSolo.com, Jokowi juga akan nyekar atau ziarah ke makam ayahnya, Notomiharjo, dan kakeknya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar.

Sebelumnya, Presiden Jokowi tiba di lokasi pembagian paket sembako di Graha Saba Buana, Rabu (05/06/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari pantauan TribunSolo.com, orang nomor satu di Indonesia itu tiba gedung miliknya di Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo ditemani istrinya, Iriana Jokowi.

Jokowi lantas menyusuri ribuan orang yang tengah mengantre di antara pagar pembatas. "Tolong antre satu-satu, yang tertib," ujar Jokowi, kepada penerima sembako.

Belum selesai berucap, Jokowi justru diserbu masyarakat yang ingin bersalaman dengannya.

Keluarga besar Presiden Jokowi yang diwakili oleh kakak Iriana Jokowi, Hariyanto mengatakan, ada 3.000 sembako yang ditandai dengan kupon untuk masyarakat kurang mampu.

"Kami tambah 1.000 tanpa kupon, karena pengalaman tahun kemarin banyak yang tidak kebagian, jadi kami tambah," tuturnya. (*)

Editor: Vito
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved