275.160 Kendaraan Masuk Jateng Dalam Sepekan

Selama sepekan atau pada periode H-7 hingga H-1 Lebaran, sebanyak 275.160 kendaraan masuk ke wilayah Jateng.

275.160 Kendaraan Masuk Jateng Dalam Sepekan
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Antrean kendaraan pemudik di rest area fungsional kilometer 344 Jalan Tol Trans Jawa, Sabtu (1/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selama sepekan atau pada periode H-7 hingga H-1 Lebaran, PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) selaku operator Jalan Tol Batang-Semarang mencatat sebanyak 275.160 kendaraan masuk ke wilayah Jateng.

Jumlah tersebut tersebut tercatat meningkat sebesar 174 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebanyak 100.523 kendaraan.

Adapun pada hari kedua perayaan Lebaran, lalu lintas diprediksi meningkat 134 persen atau sebanyak 29.626 kendaraan dibandingkan dengan LHR normal sebesar 12.653 kendaraan.

"Tingginya antusiasme pemudik untuk melewati Jalan Tol Trans Jawa terlihat dari meningkatnya volume lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung," ujar Corporate Communications Department Head Jasa Marga, Irra Susiyanti, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (06/06/2019).

GT Kalikangkung menerima menerima transaksi pengguna jalan yang berasal dari jalan tol sebelumnya, yaitu Jalan Tol Pemalang-Batang, untuk menuju ke arah Kota Semarang maupun melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur dan sekitarnya.

PT JSB juga mencatat puncak arus mudik terjadi pada H-4 Lebaran, di mana GT Kalikangkung dilalui 52.533 kendaraan. Angka tersebut melonjak 184 persen dari LHR normal sebesar 18.516 kendaraan.

Sedangkan pada hari H Lebaran, volume kendaraan yang melewati GT itu mengalami peningkatan sebesar 189 persen dari LHR normal sebesar 11.699 kendaraan menjadi 33.819 kendaraan.

"Untuk meningkatkan kemanan dan kenyamanan pengguna jalan, PT JSB memaksimalkan 22 Gardu Operasi di GT Kalikangkung serta penambahan 11 mobile reader untuk melayani transaksi pemudik yang masuk ke wilayah Jawa Tengah tersebut," ucap Irra.

Selain itu, PT JSB atas diskresi Kepolisian juga melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas, serta menempatkan petugas di lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan. (Kompas.com/Rosiana Haryanti)

Editor: Vito
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved