H+2 Lebaran, Pedagang Bunga Tiruan di Tuntang Kabupaten Semarang Masih Sepi Pembeli

Ramainya pemudik yang datang dari Jakarta menuju daerah di Jateng termasuk Salatiga dan sekitarnya belum berdampak ekonomi kepada sejumlah penjual

H+2 Lebaran, Pedagang Bunga Tiruan di Tuntang Kabupaten Semarang Masih Sepi Pembeli
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Seorang penjual bunga tiruan Nonik Sundari sedang merapikan barang dagangannya di Komplek Paguyuban Pedagang Bunga Tiruan Ngudi Rejeki, Tuntang, Kamis (6/6/2019). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, TUNTANG - Ramainya pemudik yang datang dari Jakarta menuju daerah di Jateng termasuk Salatiga dan sekitarnya belum berdampak ekonomi kepada sejumlah penjual bunga tiruan di Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (6/6/2019).

Nonik Sundari (35) satu diantaranya hingga memasuki hari kedua libur Lebaran Idulfitri barang dagangannya berupa bunga tiruan masih sepi pemudik yang datang membeli.

Nonik yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Bunga Tiruan Ngudi Rejeki Tuntang mengatakan telah berjualan bunga plastik selama hampir empat tahun lamanya.

"Masih sepi pembeli dulu sebelum ada tol Salatiga hari pertama Lebaran sudah ramai.

Ini masih sepi tahun lalu hari ketiga baru ada pembeli semoga juga demikian tahun ini," terangnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (6/6/2019)

Pada kawasan Jalan Raya Tuntang-Salatiga memang banyak penjual bunga tiruan atau terbuat dari plastik untuk hiasan rumah.

Ada sekira sepuluh kios pedagang bunga tiruan lengkap dengan pot.

Nonik mengatakan beberapa penjual bunga palsu seperti dirinya menawarkan ragam jenis bunga tiruan mulai bunga sakura, matahari, bonsai dan lain sebagainya.

"Sebagian didapat dari hasil impol dari China, saya membelinya dari Semarang dijual disini.

Ada juga buatan asli Indonesia terbuat dari ranting bambu dan lainnya," katanya

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved