Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kendaraan Masuk Semarang Lewat GT Kalikangkung Masih Terus Bertambah

Arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada H+1 Lebaran, Kamis (06/06/2019) mengalami peningkatan volume kendaraan dari hari sebelumnya

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Vito
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah kendaraan melewati Gerbang Tol Kalikangkung, Kamis (06/06/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Saiful Ma'sum

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada H+1 Lebaran, Kamis (06/06/2019) mengalami peningkatan volume kendaraan dari hari sebelumnya, yakni hari H Idulfitri 1440 H.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, berdasarkan data, jumlah kendaraan yang masuk melewati GT Kalikangkung hingga pukul 12.00 tercatat sebanyak 6.800 kendaraan dari arah barat.

"Jumlah itu diprediksi akan terus meningkat seiring mulai berlangsungnya arus balik yang diprediksi akan mulai terjadi pada H+2 Lebaran," katanya, dalam pantauan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung bersama Korlantas, Kamis (06/06/2019).

Sedangkan di pintu masuk Tol Banyumanik sampai siang dari arah utara dan selatan, Ardi menuturkan, jumlah kendaraan yang masuk hampir seimbang, yaitu di angka 10 ribu-12 ribu kendaraan.

Jumlah itu, menurut dia, masih didominasi arus lokal dari masyarakat yang hendak bersilaturrahmi ke sanak saudara.

Saat ini, dia menambahkan, arus mudik, arus balik, dan arus lokal bercampur. Terjadi keseimbangan antara arus yang menuju ke barat dan timur, maupun selatan dan utara ke arah Solo.

"Memang terjadi kepadatan di setiap ruas, tetapi tidak terjadi kemacetan. Kesannya memang macet, tapi hanya bersifat antrean, karena ada kepadatan arus dan perlambatan percepatan (tanjakan-Red),” jelasnya.

Selain itu, Ardi mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan arus balik maupun yang masih perjalanan mudik untuk senantiasa menyiapkan kondisi fisik dan kendaraan agar tetap prima.

Hal yang lain tidak lupa diingatkan kepada masyarakat untuk selalu merencanakan perjalanan baik menggunakan jalur tol maupun non-tol. Pihaknya juga menyampaikan kondisi jalur pantura saat ini terpantau sangat lancer, karena kebanyakan masyarakat memilih jalur tol.

"Yang ke-3 jaga kecepatan. Arus sangat padat, iring-iringan mobil harus senantiasa jaga jarak. Taati intruksi petugas di lapangan, taati jika ada pengalihan arus maupun penutupan jalan. Jangan terfokus pada tol saja," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved