Balon Udara Bermotif Bunga 'Tulip Merah' Siap Meriahkan Java Festival Ballon di Kota Pekalongan

Balon udara bermotif bunga tulip merah karya pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan Cah Podosugih Pembangungan (Cappem) Kota Pekalongan.

Balon Udara Bermotif Bunga 'Tulip Merah' Siap Meriahkan Java Festival Ballon di Kota Pekalongan
Tribunjateng/ Indra Dwi Purnomo
Peserta balon udara dari Cah Podosugih Pembangungan (Cappem) Kota Pekalongan sedang menempelkan kertas yang dijadikan untuk balon udara, Jumat (7/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Balon udara bermotif bunga tulip merah karya para pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan Cah Podosugih Pembangungan (Cappem) Kota Pekalongan siap memeriahkan Java Festival Ballon yang rencananya akan digelar pada Rabu (12/06/2019).

Tampak, beberapa pemuda Cappem sedang menyelesaikan dan menempelkan beberapa kertas yang akan dijadikan balon udara.

Ketua Cappem Kuspriyono mengatakan ia memilih motif bunga tulip merah karena memiliki filosofi sebagai ungkapan rasa kasih sayang dan kecintaan.

Oleh karena itu, di momen syawalan 2019 ia bersama dengan pemuda setempat ikut berpartisipasi dalam festival balon 2019.

"Dalam hal ini adalah cinta akan tradisi syawalan yaitu balon udara," kata Kuspriyono kepada Tribunjateng.com saat ditemui di rumahnya, Jumat (07/06/2019) sore.

Menurutnya, proses pembuatan balon udara berukuruan jumbo membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

Kemudian, untuk dana yang dihabiskan yaitu Rp 200 ribu.

"Proses pembuatannya sebetulnya sangat mudah mas, tiga hari sudah jadi. Karena, ikut lomba jadi kita membuat yang sangat bagus. Sedangkan untuk dana dari swadaya masyarakat,"ujarnya.

Rencananya, saat dipamerkan pada Java Festival Ballon, balon tulip merah akan dihiasi koncer agar lebih menarik.

Kuspiroyono juga mengaku sangat mendukung adanya festival balon ditambatkan, karena selain tidak membahayakan penerbangan kegiatan tersebut juga membuat masyarakat tetap bisa menyalurkan dan melestarikan budaya balon tradisional.

"Saya sangat mendukung adanya festival balon udara karena selain melesatrikan budaya tradisional, juga tidak membahayakan dunia penerbangan," jelasnya.

Sementara itu, Priyadi Solihin ketua komunitas sedulur balon Pekalongan mengatakan festival balon udara rencananya akan digelar pada Rabu (12/6/2019) di Stadion Hoegeng.

"Jumlah peserta yang mengikuti festival ini ada 103 grup baik dari Kota maupun Kabupaten Pekalongan. Festival akan dimulai dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB," tambahnya. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved