Dari Jari-Jari Kaki Gozali Itulah Terpahat Karya Kaligrafi Tiga Dimensi

Tidak memiliki kedua tangan bukan halangan bagi Gozali untuk menekuni seni kaligrafi dengan menggunakan media triplek.

Dari Jari-Jari Kaki Gozali Itulah Terpahat Karya Kaligrafi Tiga Dimensi
KOMPAS.com/SUKOCO
Dengan peralatan pahat dan palu berkarat milik kakeknya, Machmud Gozali berkarya dengan membuat kaligrafi tiga dimensi. 

TRIBUNJATENG.COM, NGAWI - Pahat berkarat itu sedikit demi sedikit menghujam papan triplek yang telah berpola.

Palu di kaki Machmud Gozali (30) warga Desa Nglego Kulon, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengetuk-ngetuk gagang pahat yang digenggam erat dengan jari kaki kirinya.

Santri tamatan pondok Cabang Temboro di Nganjuk itu terlihat serius menyelesaikan kaligrafi yang membentuk gambar manusia sedang duduk.

Gozali mengerjakannya di selembar triplek.

Tidak memiliki kedua tangan bukan halangan bagi Gozali untuk menekuni seni kaligrafi dengan menggunakan media triplek.

Menurut Nuryanto (63), ayah Gozali, kepiawaian membuat kaligrafi berawal dari sekolah dasar luar biasa SDLB Miroto tempat putranya menuntut ilmu.

Saat di SDLB tersebut bakat melukis Gozali sangat menonjol sehingga sejumlah perlombaan melukis baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi dia ikuti.

“Sampai di Surabaya kalau melukisnya. Beberapa kali juara di tingkat kabupaten,” ujarnya, saat berbincang dengan Kompas.com di kediamannya, Rabu (5/6/2019).

Lulus dari SDLB, Gozali dikirim orangtuanya ke pondok cabang Temboro di Kabupaten Nganjuk untuk belajar agama.

Selain belajar ilmu agama, Gozali juga belajar cara memijat kepada orangtua salah satu santri yang sama-sama mondok.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved