Dari Jari-Jari Kaki Gozali Itulah Terpahat Karya Kaligrafi Tiga Dimensi

Tidak memiliki kedua tangan bukan halangan bagi Gozali untuk menekuni seni kaligrafi dengan menggunakan media triplek.

Dari Jari-Jari Kaki Gozali Itulah Terpahat Karya Kaligrafi Tiga Dimensi
KOMPAS.com/SUKOCO
Dengan peralatan pahat dan palu berkarat milik kakeknya, Machmud Gozali berkarya dengan membuat kaligrafi tiga dimensi. 

Keuletannya belajar memijat membuat banyak tawaran memijat datang bahkan dari luar kota.

“Pernah mendapat panggilan dari Kabupaten Magetan. Sekarang setiap hari ada saja yang memanggil untuk memijat,” ujar Nuryanto.

Keahlian dari jam dinding rusak.

Kepiawaian membuat coretan kaligrafi Machmud Gozali terasah dari sebuah jam dinding rusak yang coba-coba dilukisnya.

Berbekal cat kaca, jam dinding disulap menjadi sebuah kaligrafi yang indah.

Jam dinding yang tadinya rusak akhirnya bisa terjual berkat keahlian Gozali.

Untuk mendapatkan nilai tambah dari kepiawaian membuat kaligrafi, Machmud Gozali kemudian melukis kaligrafi di atas triplek yang kemudian dibuatnya menjadi hiasan kaligrafi tiga dimensi.

Meski masih dalam bentuk sederhana karena lukisan kaligrafi tiga dimensinya belum diberi bingkai, karyanya tersebut telah beberapa kali dibeli oleh tetangga dan sejumlah pengusaha dari Surabaya.

“Kemarin satu karyanya dibeli pengusaha dari Surabaya seharga Rp 500 ribu,” ujar Masiyen (43), ibu Machmud Gozali.

Dibutuhkan waktu satu minggu bagi Gozali menyelesaikan karya kaligrafinya yang berukuran 35x50 sentimeter.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved