Dari Jari-Jari Kaki Gozali Itulah Terpahat Karya Kaligrafi Tiga Dimensi

Tidak memiliki kedua tangan bukan halangan bagi Gozali untuk menekuni seni kaligrafi dengan menggunakan media triplek.

Dari Jari-Jari Kaki Gozali Itulah Terpahat Karya Kaligrafi Tiga Dimensi
KOMPAS.com/SUKOCO
Dengan peralatan pahat dan palu berkarat milik kakeknya, Machmud Gozali berkarya dengan membuat kaligrafi tiga dimensi. 

Peralatan yang digunakan juga masih sangat sederhana yaitu pahat dan palu milik kakeknya yang merupakan tukang kayu.

Sempat dibelikan gergaji triplek oleh bapaknya, Machmud Gozali merasa kesulitan menggunakan gergaji dengan kedua kakinya.

Mimpi miliki pahat ukir.

Gozali berkeinginan memiliki peralatan yang bisa mendukung keterampilannya dalam membuat kaligrafi tiga dimensi dari triplek.

Dengan suara terpatah-patah, dia mengaku ingin memiliki pahat ukir yang bisa membuat hasil karya kaligrafinya lebih bagus.

Gozali mengatakan, pahat yang ada saat ini membuat dia kesulitan membuat sudut pada huruf arab.

“Biasanya patah atau hasilnya tidak bagus kalau ada bentuk lingkaran,” kata Gozali.

Sayangnya, mimpi Gozali harus tertunda karena kehidupan orangtuanya yang hanya pedagang cilok keliling, sementara ibunya hanya sebagai buruh tani.

Meski demikian Nuryanto mengaku akan berusaha agar anaknya bisa memiliki pahat ukir agar karyanya bisa lebih baik lagi.

“Tetap kami usahaan, masih ngumpul duit. Kami bersyukur meski keadaanya begitu tapi mampu berkarya. Semoga karyanya merupakan amal ibadah,” katanya.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved