Polisi Tangkap Petugas yang Pungli Parkir di Objek Wisata Guci Tegal, Tarik Parkir Hingga Rp 20 Ribu

Penarik tiket parkir seharga Rp 20 ribu di Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Polisi Tangkap Petugas yang Pungli Parkir di Objek Wisata Guci Tegal, Tarik Parkir Hingga Rp 20 Ribu
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Penarik tiket parkir seharga Rp 20 ribu di Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah akhirnya diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Pelaku berinisial H, warga Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal itu diamankan tak lama setelah kisahnya menariki harga tiket ke pengunjung viral di Facebook pada Jumat (7/6/2019) pagi tadi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya, uang sebesar Rp 60 ribu hasil dari pungli parkir dan lap kanebo usang.

Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo menuturkan, pelaku merupakan tukang parkir dadakan yang menyambi sebagai tukang lap kaca Mobil.

Sebelum kisahnya viral, kata Bambang, diketahui pelaku kerap mengelap sejumlah kaca mobil tanpa diminta pengunjung pada Libur Lebaran H+1, Rabu (6/6/2019) kemarin.

Para Pemudik yang Balik ke Jakarta Diimbau Hindari Rute Ajibarang-Bumiayu Jalur Selatan Jateng

Saat pengunjung hendak beranjak, pelaku itu pun akhirnya meminta bayaran parkir sebesar Rp 10 ribu, plus biaya bersih-bersih kaca mobil Rp 10 ribu.

Sehingga, pengunjung tanpa tahu-menahu harus ditariki Rp 20 ribu oleh sang pelaku tanpa penjelasan dan persetujuan saat beranjak dari lokasi parkiran.

"Hasil keterangan yang kami dapat, dia (pelaku) memang tukang parkir dan mengaku menyambi sebagai tukang lap kaca. Namun, penarikan tarif parkir di luar ketentuan oleh pelaku memang melanggar Perda," terang Kasatreskrim kepada Tribunjateng.com, Jumat (7/6/2019).

Untuk mencegah hal serupa selama libur lebaran ini, Bambang yang juga termasuk bagian Tim Saber Pungli Polres Tegal akan terus mengintensifkam kordinasi bersama pihak-pihak terkait.

"Ya agar hal serupa tidak terjadi lagi. Kami terus intensifkan kordinasi dengan Disparpora, UPTD, dan Paguyuban setempat selaku pengelola parkir," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved