Sabu-Sabu Asal Thailand Senilai Rp 12 Triliun Disita, Ditemukan di Boks Pengeras Suara

Pihak berwenang Australia menyita metamfetamin atau sabu-sabu, obat terlarang yang dikenal setempat sebagai 'es'.

Sabu-Sabu Asal Thailand Senilai Rp 12 Triliun Disita, Ditemukan di Boks Pengeras Suara
AUSTRALIAN FEDERAL POLICE
Sabu-sabu berjuluk es yang disimpan dalam pengiriman pengeras suara asal Thailand disita kepolisian Australia. 

TRIBUNJATENG.COM, AUSTRALIA - Pihak berwenang Australia menyita metamfetamin atau sabu-sabu, obat terlarang yang dikenal setempat sebagai 'es'.

Es telah masuk dalam kategori obat ilegal paling lazim dan merusak di Australia.

Yang menjadi berbeda, kali ini merupakan penyitaan terbesar yang pernah ada di negara itu.

Total ada 1,6 ton es yang disita dimana nilainya bisa mencapai 1,2 miliar dollar Australia atau hampir Rp 12 triliun.

Metamfetamin itu ditemukan tersembunyi di dalam pengeras suara dalam pengiriman di Pelabuhan Melbourne.

Dilansir dari BBC, Jumat (7/6/2019), pengiriman tersebut berasal dari Thailand.

Sejauh ini, belum ada yang ditangkap terkait temuan es tersebut.

Sabu-sabu es itu terdeteksi setelah Pasukan Perbatasan Australia (ABF) menggunakan sinar X untuk mengungkap 'anomali' pengiriman kargo dari Bangkok Thailand.

Selain metamfetamin, pihak keamanan juga menemukan 37 kilogram heroin di dalam kantong vakum dalam pengeras suara.

"Ini temuan metamfetamin terbesar yang pernah kami lihat di negara ini," kata Komandan Pasukan Perbatasan Craig Palmer, seperti dikutip dari AFP.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved