785 Kasus Ditangani Posko Kesehatan Dinkes Kota Semarang, Mayoritas Akibat Pemudik Kelelahan

Kepala Dinkes Kota Semarang Widoyono memaparkan, ada 22 posko pelayanan kesehatan yang disiagakan sejak 29 Mei 2019.

785 Kasus Ditangani Posko Kesehatan Dinkes Kota Semarang, Mayoritas Akibat Pemudik Kelelahan
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu cek kesiapan posko layanan kesehatan Dinkes Kota Semarang di Simpang Lima, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hingga Sabtu (8/6/2019) ini, Posko Mudik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang sudah menangani 785 kasus.

Kasus terbanyak yang ditangani adalah kecapekan (kelelahan).

Tetapi juga ada sejumlah kasus kecelakaan di Kota Semarang yang ditangani posko.

Kepala Dinkes Kota Semarang dr Widoyono memaparkan, ada 22 posko pelayanan kesehatan yang disiagakan sejak 29 Mei 2019.

Dari jumlah itu, kasus non kecelakaan yang ditangani ada 735, sementara kasus kecelakaan ada 50.

Sementara, 735 non kecelakaan yang ditangani di antaranya pemudik yang kecapekan, ada juga mengantuk.

"Rata-rata lelah dan beristirahat di posko," imbuhnya.

Sementara rincian dari 22 posko layanan kesehatan yang disiagakan Dinkes Kota Semarang, menurut Widoyono kasus terbanyak terjadi di posko kesehatan di Simpang Lima Kota Semarang.

Hingga saat ini tercatat ada 134 kasus yang ditangani.

"Itu karena ada lonjakan kasus di sana pada 3 Juni 2019 kemarin," paparnya.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved