Tim Peneliti Unnes Temukan Kekeliruan Prosesi Pernikahan Masyarakat Jawa, Misal di Upacara Panggih

Tiga mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Unnes yang berhasil menemukan kekeliruan prosesi pernikahan yang hingga saat ini dilakukan masyarakat.

Tim Peneliti Unnes Temukan Kekeliruan Prosesi Pernikahan Masyarakat Jawa, Misal di Upacara Panggih
ISTIMEWA
Tim peneliti Unnes mewawancarai Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandansari Koes Moertiyah, 31 Mei 2019 lalu. Tim peneliti Unnes berhasil menemukan kekeliruan prosesi pernikahan yang hingga saat ini dilakukan masyarakat, khususnya di Jawa. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pernikahan merupakan satu tahapan kehidupan bagi seseorang.

Di Jawa, ada beragam prosesi pernikahan yang semuanya memiliki makna tersendiri.

Meski begitu, tak jarang ada prosesi pernikahan yang keliru, namun terus dilakukan masyarakat.

Penelitian tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menemukan segelintir kekeliruan tersebut.

Adalah Listi Hanifah, Irma Apriliyani Rahayu, dan Septian Rinata.

Tiga mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Unnes yang berhasil menemukan kekeliruan prosesi pernikahan yang hingga saat ini dilakukan masyarakat, khususnya di Pulau Jawa.

Mereka dibantu dosen pembimbing Dr Hari Bakti Mardikantoro.

Kepada Tribunjateng.com, Listi Hanifah menuturkan penelitian timnya fokus terkait makna budaya pernikahan Jawa.

"Kami membuat PKM Penelitian Sosial Humaniora, tentang pernikahan Jawa," paparnya, Minggu (9/6/2019).

Penelitian tersebut, ujar Listi, berawal dari kecintaan mereka terhadap budaya Jawa.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved