Wakil Wali Kota Pekalongan Klaim Penjualan Batik di Pasar Grosir Setono saat Lebaran Naik 20%

Memasuki hari Lebaran kelima, penjualan batik di Pasar Grosir Setono mengalami peningkatan.

Wakil Wali Kota Pekalongan Klaim Penjualan Batik di Pasar Grosir Setono saat Lebaran Naik 20%
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Sejumlah pengunjung memadati Pasar Grosir Setono, Kota Pekalongan, Minggu (9/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Memasuki hari Lebaran kelima, penjualan batik di Pasar Grosir Setono mengalami peningkatan.

Hal tersebut diungkapkan, Wakil Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat melakukan pantauan di Pasar Grosir Setono, Minggu (09/06/2019).

Afzan mengatakan lebaran tahun ini omzet penjualan batik mengalami peningkatan. Peningkatan ini, karena adanya exit tol Setono.

"Naiknya jumlah peningkatan penjualan batik karena exit tol Setono sudah beroperasi. Selain itu juga, diberlakukannya one way saat arus mudik dan balik lebaran juga berpengaruh dalam penjualan batik di Kota Pekalongan," Kata Wakil Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya dari hasil pantauan, banyak pedagang penjual batik di tahun ini omzetnya meningkat hingga 20 persen.

"Ada yang omzetnya naik 20 persen dan ada juga yang mengalami peningkatan dua kali lipat,"jelasnya.

Pihaknya berharap peningkatan jumlah penjualan terus bertambah karena batik merupakan perekonomian masyarakat Kota Pekalongan.

"Pengunjung yang datang ke pasar grosir tidak usah khawatir karena pasar grosir buka hingga malam hari. Bahkan kemarin, terlihat pasar grosir tutup hingga pukul 23.00 WIB," jelasnya. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved